Harga Emas Dunia Berpeluang Lanjutkan Tren Naik, Analis Soroti Level Kunci XAU/USD

Harga emas dunia (XAU/USD) masih berada dalam tren bullish meski sempat terkoreksi. Analis Dupoin Futures menilai peluang penguatan tetap terbuka seiring data ekonomi AS dan dinamika geopolitik global./Foto: Istock photo.

Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (BLS) menunjukkan hasil yang beragam. Jumlah angkatan kerja tercatat meningkat melampaui ekspektasi, sementara tingkat pengangguran justru naik ke level tertinggi sejak 2021. Kondisi tersebut membuka ruang bagi ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lanjutan, meskipun peluang pemangkasan suku bunga pada Januari 2026 masih terbatas di kisaran 25 persen.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, data Penjualan Ritel AS dari Biro Sensus menunjukkan belanja konsumen stagnan secara bulanan pada Oktober. Hal ini mencerminkan tekanan daya beli masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok serta dampak kebijakan tarif terhadap barang impor.

Namun, laju penguatan emas masih tertahan oleh meredanya ketegangan geopolitik global. Laporan kemajuan dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi Amerika Serikat sedikit mengurangi minat investor terhadap aset safe haven. Optimisme dari pejabat Ukraina, ditambah pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait peluang tercapainya kesepakatan damai, turut membatasi arus dana ke emas.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati rilis sejumlah data ekonomi penting, termasuk inflasi AS, Klaim Pengangguran Awal, serta Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE). Andy Nugraha menilai selama ketidakpastian arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi global masih berlangsung, harga emas berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek.

“Selama faktor fundamental dan teknikal tetap mendukung, emas masih menarik sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya stabil,” pungkas Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia.

(*)

Pos terkait