Jakarta, landbank.co.id– Turnamen badminton bergengsi, All England 2026 dijadwalkan berlangsung di Birmingham, Inggris, sepanjang 3-8 Maret 2026.
All Englad yang digelar sejak tahun 1899 itu masuk dalam rangkaian BWF World Tour 2026 dengan kategori Super 1000.
Badminton World Federation (BWF) membagi lima kategori, yakni Super 100, Super 300, Super 500, Super 750, dan Super 1000.
Semakin tinggi kategori turnamennya, kian besar hadiah yang disediakan oleh penyelenggara.
Baca juga: Hasil Final All England 2024, Jonatan Christie Ukir Sejarah
Tahun 2026, hanya ada empat yang masuk kategori Super 1000. Selain All England, tiga lainnya adalah Petronas Malaysia Open 2026, Indonesia Open 2026, dan China Open 2026.
Keempat turnamen bulu tangkis itu menyediakan hadiah uang (prize money) total berukuran jumbo, yakni US$1,45 juta atau setara sekitar Rp23,93 miliar dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar Amerika Serikat.
Khusus China Open 2026, prize money yang disediakan oleh penyelenggara jumlahnya berbeda, yaitu US$2 juta atau sekitar Rp33 miliar.
Baca juga: All England 2025 Sediakan Hadiah Rp23,2 Miliar, Marin Tak Hadir
Dari keempat Super 1000 itu, satu di antaranya telah rampung, yakni Petronas Malaysia Open 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia, pada 8-11 Januari 2026.
Pemain Papan Atas
Sementara itu, sejumlah pebulu tangkis papan atas dunia namanya mencuat dalam hasil drawing All England 2026, termasuk di antaranya para juara bertahan.
Di sektor tunggal putra, peringkat satu dunia sekaligus juara bertahan All England, Shi Yi Qi dari China dijadwalkan akan tampil dalam turnamen yang menyediakan hadiah poin (points gained) 12.000 untuk sang juara itu.
Baca juga: Rekap Lengkap Final China Open 2025, Fajar/Fikri Juara
Masih di nomor tunggal putra, nama peringkat kedua dunia, Kunlavut Vitidsarn dari Thailand juga muncul dalam hasil drawing.
Dari Indonesia, Jonatan Christie alias Jojo dikabarkan akan tampil. Peringkat keempat dunia itu merupakan juara All England 2024.





