Genjot Recurring Income, RISE Tambah Tiga Peluru Baru

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) terus memperkuat fundamental keuangan, salah satunya menggenjot pendapatan berkelanjutan (recurring income)/foto: rise

Jakarta, landbank.co.id– PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) terus memperkuat fundamental keuangan, salah satunya menggenjot pendapatan berkelanjutan (recurring income).

Pada 2026, PT Jaya Sukses Makmur Tbk yang mengusung kode saham RISE di Bursa Efek Indonesia ini punya tiga peluru baru.

Bacaan Lainnya

Menurut manajemen PT Jaya Sukses Makmur Tbk, ketiga proyek itu tersebar di Taman Dayu, Malang, dan Bali.

Ketiga sumber recurring income RISE itu diharapkan menyumbang pendapatan sebesar Rp28 miliar per tahun sehingga akan memperkokoh struktur finansial Perseroan ke depan.

Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, mengatakan,  tahun 2026 menjadi momentum transformasi RISE menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Baca juga: RISE Siapkan Saham Bonus

“Kami secara konsisten membangun mesin pendapatan berulang melalui proyek-proyek premium yang memiliki potensi jangka panjang,” jelas Budi Agusti dikutip Rabu 11 Februari 2026.

Dia menambahkan, fokus ini adalah komitmen pihaknya untuk terus memperkuat fundamental keuangan sekaligus memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemegang saham.

Tiga peluru baru yang digulirkan RISE akan mulai beroperasi mulai Februari hingga Maret 2026.

Pertama, ​Driving Range Taman Dayu yang disiapkan untuk soft opening pada 18 Maret 2026. Proyek itu dinilai menjadi ikon baru dalam ekspansi kali ini dan memiliki fasilitas berstandar internasional.

Proyek senilai Rp37 miliar ini dilengkapi dengan Trackman Technology dari Denmark dan sistem fully automatic tee-up, menjadikannya destinasi lifestyle papan atas.

Baca juga: Tidak Bagi Dividen, RISE Pakai Laba untuk Pengembangan Usaha

Kedua, Solaris Villa Malang. Proyek yang resmi dibuka pada 10 Februari 2026 ini menghadirkan 14 unit villa eksklusif di kawasan pegunungan Malang. Proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi pendapatan Rp3 miliar per tahun.

Pos terkait