Jakarta, landbank.co.id – Harga emas dunia (XAU/USD) kembali melanjutkan reli bullish (tren naik) pada Rabu, 28 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan landbank.co.id dari data perdagangan Rabu, saat pasar Asia 13.42 WIB, harga emas XAU/USD sempat menyentuh level tertinggi terbaru US$5.266.
Melihat pergerakan emas yang terus meningkat, Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan reli emas didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi di pasar valuta asing, khususnya terkait nilai tukar Yen Jepang.
“Ketidakpastian global, termasuk kekhawatiran terhadap potensi intervensi pasar valuta asing, terutama terkait Yen Jepang, turut memperkuat daya tarik emas sebagai safe haven,” ujar Andy.
Andy juga menjelaskan, secara teknikal harga emas masih dalam tren kenaikan. Pola candlestick memperlihatkan dominasi pembeli, sementara indikator Moving Average mengonfirmasi bahwa tren jangka pendek hingga menengah masih berada dalam fase bullish.
“Secara teknikal, struktur pergerakan emas masih sangat kuat. Selama harga bertahan di atas area support utama, tren bullish tetap dominan,” ujar Andy.
Selama harga mampu bertahan di atas area support utama, momentum kenaikan dinilai masih cukup solid untuk mendorong emas ke level yang lebih tinggi.
“Jika tekanan beli tetap terjaga, emas berpeluang menguji area US$5.300 sebagai target kenaikan berikutnya,” jelasnya.
Ia memproyeksikan, jika tekanan beli berlanjut, harga emas berpeluang menguji area US$5.300 sebagai target kenaikan berikutnya. Namun, jika terjadi koreksi, area US$5.155 diperkirakan menjadi support terdekat.
“Potensi koreksi tetap terbuka, terutama jika terjadi aksi ambil untung di dekat level tinggi. Dalam skenario tersebut, area US$5.155 dipandang sebagai support terdekat yang perlu dicermati pelaku pasar,” ungkap Andy.
“Masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, dengan US$5.300 sebagai target utama dan US$5.155 sebagai level penopang krusial,” pungkasnya.





