Jakarta, landbank.co.id– Seruan Wisata Belanja di Indonesia bergulir dari pusat perbenjaan modern, Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Desember 2025.
Ajakan yang mencuat di mal milik PT Pakuwon Jati Tbk itu digulirkan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat meluncurkan BINA Indonesia Great Sale 2025: Wisata Belanja di Indonesia.
Pekan belanja nasional yang menggulirkan ajakan berbelanja sekaligus berwisata ini serentak berlangsung di Indonesia sepanjang 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Menpar Widiyanti menyampaikan bahwa gerakan nasional ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan wisata belanja sekaligus meningkatkan konsumsi produk dalam negeri.
Baca juga: Indonesia Mendulang Devisa US$13,82 Miliar dari Industri Pariwisata
“Selama Indonesia Great Sale berlangsung, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para ibu, untuk belanja di Indonesia saja,” kata Menpar Widiyanti dikutip Sabtu, 21 Desember 2025.
BINA Indonesia Great Sale 2025 merupakan upaya kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperkuat wisata belanja, serta menggerakkan perjalanan wisatawan nusantara pada periode libur akhir tahun.
BINA Indonesia Great Sale 2025: Wisata Belanja di Indonesia merupakan realisasi dari gerakan nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), sebagai upaya mendorong penguatan belanja dan konsumsi dalam negeri.
Program ini dipimpin oleh Kementerian Pariwisata dan didukung penuh oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga: Simak Deretan Mal Pakuwon Jati Terkini
BINA Indonesia Great Sale 2025 menjadi wadah kolaborasi strategis antara sektor ritel dan pariwisata untuk mendorong belanja domestik sekaligus mempromosikan produk-produk lokal unggulan. Dalam program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga 80 persen, serta fasilitas VAT refund hingga 11 persen bagi wisatawan mancanegara.





