CBDK Raih Prapenjualan Rp430 Miliar, Punya Land Bank 705 Hektare

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) meraih prapenjualan Rp430 miliar pada 2025 atau setara 85 persen dari target tahun itu/foto: capture cbdk

Proyek-proyek yang dipasarkan oleh CBDK sepanjang 2025 meliputi kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2, serta produk komersial seperti SOHO The Bund, Bizpark PIK2, dan Rukan Pasar Milenial.

Pada segmen residensial, Perseroan memasarkan Rumah Milenial dan Permata Hijau Residences dengan pendekatan yang lebih selektif dan terfokus.

Bacaan Lainnya

 

Bisnis MICE

Ke depan, CBDK terus melangkah dengan strategi pertumbuhan yang terukur dan berkelanjutan, dengan mengoptimalkan potensi kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis dan investasi.

Didukung oleh mulai beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sebagai sumber pendapatan berulang (recurring income) serta peningkatan konektivitas kawasan melalui infrastruktur strategis, Perseroan optimistis dapat memperkuat nilai kawasan, menjaga momentum bisnis, dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis strategis dalam penguatan ekosistem kawasan PIK2.

Baca juga: Punya Landbank 698 Hektare, CBDK Terus Jaga Momentum

NICE dikembangkan sebagai anchor asset sektor MICE dengan total gross building area sekitar 375.000 m² yang dibangun di atas lahan ±123.000 m².

Hingga akhir 2025, NICE telah menyelenggarakan 16 event berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung yang dapat mencapai hingga ±100.000 orang untuk event besar, serta didukung fasilitas parkir yang mampu menampung sekitar ±7.500 kendaraan.

Utilisasi awal yang kuat ini menegaskan peran NICE tidak hanya sebagai fasilitas MICE, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berulang bagi entitas anak Perseroan dan penggerak utama aktivitas ekonomi kawasan dengan multiplier effect yang luas.

Seiring dengan itu, peningkatan aksesibilitas kawasan PIK2 melalui Jalan Tol KATARAJA semakin memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis, hunian, dan MICE.

Jalan tol ini menghubungkan PIK2 secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh sekitar 7 menit, serta didukung konektivitas transportasi publik dan akses kawasan yang semakin matang.

Baca juga: Aset CBDK Sentuh Rp21,89 Triliun

Sinergi antara operasional NICE dan konektivitas infrastruktur tersebut diyakini akan meningkatkan arus pengunjung dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat permintaan terhadap produk residensial dan komersial PIK2 dalam jangka menengah dan Panjang.

“Dengan fondasi kawasan yang semakin matang, Perseroan telah mengaktivasi Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sebagai sumber pendapatan berulang Perdana CBDK, yang sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025 telah menyelenggarakan 16 event hingga akhir tahun 2025,” kata Steven Kusumo.

Ke depan, tambah dia, pipeline penyelenggaraan event di NICE diharapkan terus meningkat seiring dengan penguatan fungsi kawasan sebagai destinasi MICE.

“Pengembangan ekosistem ini akan semakin lengkap dengan kehadiran Hotel Hilton Jakarta PIK2 berkapasitas 271 kamar, yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027, sehingga memperkuat daya tarik kawasan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan Perseroan,” papar Steven Kusumo.

CBDK yang bergerak dalam bidang real estat dan aktivitas perusahaan holding didirikan dan mulai beroperasi pada 2000.

Baca juga: Raup Pendapatan Rp1,2 Triliun, CBDK:Kepercayaan Pasar Terus Meningkat

Perusahaan yang berkedudukan di Tangerang, Banten ini diakuisisi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) pada tahun 2022.

Hingga 30 September 2025, Perseroan telah memiliki bank tanah (land bank) konsolidasian seluas kurang lebih 705 hektare yang berlokasi di PIK2, Tangerang, Banten.

 

(*)

Pos terkait