Jakarta, landbank.co.id– Bisnis sewa kamar hotel mendongkrak pendapatan PT Arsy Buana Travelindo Tbk (ABT) semester pertama 2023.
PT Arsy Buana Travelindo Tbk sebagai emiten jasa layanan (service provider) umrah dan haji berkode saham HAJJ tersebut menorehkan pendapatan Rp229 miliar per akhir Juni 2023.
Pendapatan itu melonjak 102% bila dibandingkan dengan periode yang sama, mengingat per akhir Juni 2023 pendapatan PT Arsy Buana Travelindo Tbk tercatat baru Rp113 miliar.
Direktur Keuangan ABT Agung Prabowo Nugroho, menyatakan, kontributor terbesar pendapatan per Juni 2023 berasal dari sewa kamar hotel sebesar 65% atau Rp149 miliar.
Dari jumlah itu, sebesar 48,3% berasal dari sewa kamar selama musim haji, disusul penjualan sewa kamar hotel. Selebihnya, kontribusi pendapatan berasal dari penjualan tiket sebesar 26,6% dan sisanya dari penjualan paket umrah dan visa.
Perseroan, kata dia, menghasilkan laba kotor sebesar Rp26 miliar semester I-2023 atau melejit 225%. Kontribusi terbesar berasal dari sewa kamar hotel. Adapun lonjakan laba bersih disebabkan kenaikan beban operasional masih jauh di bawah kenaikan laba kotor.
Laba bersih ABT melonjak 300% sepanjang enam bulan pertama 2023 dibandingkan dengan periode yang sama 2022 menjadi Rp16 miliar dari Rp4 miliar.
“Sampai 30 Juni 2023, perseroan berhasil memberangkatkan sebanyak 6.467 jamaah,” ujar Agung Prabowo Nugroho dalam siaran pers di Jakarta yang dilihat landbank.co.id, Senin, 7 Agustus 2023.
Dia menambahkan, sampai semester I-2023, total aset perseroan mencapai Rp 173 miliar, naik 173% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 95 miliar. Hal tersebut dipicu oleh penggunaan dana hasil IPO oleh perseroan untuk pembayaran uang muka tiket pesawat dan sewa kamar hotel di Mekah dan Madinah, Arab Saudi.
(*)