Begini Harga Rumah di Beberapa Kota Pada 2025

Sejumlah kota di Indonesia mencatat pertumbuhan harga rumah, namun di beberapa kota menorehkan hal sebaliknya pada 2025/foto: capture bi

Tren Penjualan

Secara triwulanan, masih mengutip data Bank Indonesia, IHPR di pasar primer pada triwulan IV 2025 tumbuh sebesar 0,17 persen (quarter to quarter/qtq), melambat dibandingkan 0,22 persen (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Perlambatan tersebut terutama didorong oleh rumah tipe besar dan menengah yang tumbuh masing-masing sebesar 0,17 persen (qtq) dan 0,12 persen (qtq), lebih rendah dibandingkan 0,19 persen (qtq) dan 0,33 persen (qtq) pada triwulan III 2025.

Sementara itu, harga rumah tipe kecil tumbuh sebesar 0,28 persen (qtq), lebih tinggi dibandingkan 0,16 persen (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Secara spasial, perlambatan harga secara triwulanan pada triwulan IV 2025 terutama terjadi di Pontianak dan Yogyakarta, masing-masing sebesar 0,56 persen (qtq) dan 0,18 persen (qtq), melambat dibandingkan 1,87 persen (qtq) dan 1,23 persen (qtq) pada triwulan III 2025.

Baca juga: Harga Bahan Bangunan Mengganjal Residensial

Sementara itu, perkembangan harga rumah di Bandar Lampung, Samarinda, dan Semarang relatif stabil dibandingkan triwulan sebelumnya.

Di sisi lain, pertumbuhan IHPR di sejumlah kota tercatat tumbuh tinggi, terutama di Medan dan Surabaya yang masing-masing tumbuh sebesar 0,88 persen (qtq) dan 1,88 persen (qtq), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya tumbuh 0,25 persen (qtq) dan terkontraksi 0,22 persen (qtq).

Sementara itu, dari sisi penjualan, jelas Ramdan Denny Prakoso, hasil survei Bank Indonesia mengindikasikan penjualan unit properti residensial tipe kecil dan menengah tumbuh positif di tengah penjualan unit properti tipe besar yang masih terkontraksi.

Baca juga: Daftar Kota yang Mengalami Kenaikan Harga Properti Versi SHPR Bank Indonesia

“Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial di pasar primer tumbuh positif sebesar 7,83 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan penjualan pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 1,29 persen (yoy),” jelas dia.

 

(*)

Pos terkait