Site icon Landbank.co.id

Bank BJB Optimistis Biayai 10 Ribu Rumah Subsidi

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau BJB optismistis membiayai 10 ribu rumah subsidi pada 2025/foto: pkp

Jakarta, landbank.co.id– PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB optismistis membiayai 10 ribu rumah subsidi pada 2025.

Pembiayaan rumah subsidi itu memanfaatkan kredit pemilikan rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) yang dinaungi Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Direktur Utama Bank BJB Yusuf Saadudin mengatakan bahwa pihaknya siap mencapai target 10.000 rumah subdidi dan mensukseskan Program Tig Juta Rumah di Jawa Barat.

“Kami siap berkolaborasi dengan pengembang yang ada di Jabar (Jawa Barat) dan Banten dan siap melayani masyarakat dengan lebih baik lagi,” kata Yusuf dalam siaran pers Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dikutip Minggu, 24 Agustus 2025.

Baca juga: Di Kalangan BPD, BJB Penyalur KPR Subsidi Paling Gede

Mengutip data BP Tapera, hingga 22 Agustus 2025, penyaluran KPR FLPP bank milik pemerintah daerah Jawa Barat dan Banten itu sebanyak 5.150 rumah subsidi.

KPR FLPP sepanjang 1 Januari-22 Agustus 2025 itu disalurkan oleh Bank BJB dan anak usahanya, Bank BJB Syariah.

“Bank BJB dan Bank BJB Syariah menjadi bank pembangunan daerah dengan capaian tertinggi diantara mitra kerja BPD lainnya yang bermitra bersama BP Tapera,” ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho saat memberikan laporan dan sambutan dalam Akad Massal dan Serah Terima Kunci Rumah Subsidi 1.080 Debitur FLPP BJB dan Bank BJB Syariah di PT Kahatex, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jum’at 22 Agustus 2025 malam.

Dalam acara itu sebanyak 80 orang menerima kunci secara simbolik dari Menteri PKP Maruarar Sirait dan sejumlah mitra kerja.

Baca juga: BP Tapera Beberkan Pemicu Lonjakan KPR FLPP

Lalu, 1.000 orang lainnya melaksanakan akad massal secara nasional yang tersebar di 73 titik yang tersebar di seluruh cabang BJB dan Bank BJB Syariah di Indonesia, seperti Semarang, Solo, Medan, Makassar, Denpasar, Surabaya, Banjarmasin, hingga Balikpapan.

Menurut Heru, Bank BJB dan Bank BJB Syariah telah berkomitmen untuk menyalurkan 10.000 rumah subsidi pada 2025. Dari data yang ada di BP Tapera, capaian bank itu telah menyalurkan KPR FLPP untuk 5.150  unit rumah hingga 22 Agustus 2025.

“Kami yakin capaian penyaluran FLPP oleh ke dua bank tersebut akan semakin banyak. Kalau data per tanggal 22 Agustus 2025 angkanya telah mencapai 5.150 unit rumah atau telah mencapai 51,5 persen dari target komitmennya yakni 10.000 unit hingga akhir tahun ini,” terangnya.

Heru juga mengapresiasi kinerja Bank BJB sebagai BPD dalam menyalurkan KPR FLPP. Jumlah capaiannya termasuk luar biasa dan mampu bersaing dengan jajaran Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) secara nasional.

Terkait dengan capaian penyaluran FLPP tahun 2025, Heru menjelaskan hingga saat ini BP Tapera telah menyalurkan dana bantuan FLPP untuk 158.641 rumah senilai Rp19,67 Triliun.

Provinsi Jawa Barat hingga saat ini juga masih menempati urutan pertama tahun 2025 ini dalam kontribusi penyaluran FLPP, yakni 36.546 rumah subsidi senilai Rp4,57 triliun atau memberikan kontribusi sebanyak 23,04 persen dari keseluruhan provinsi di Indonesia.

Baca juga: BP Tapera Siapkan Jurus Menjemput Bola

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Menteri PKP, BP Tapera juga memberikan penghargaan kepada Bank BJB dan Bank BJB Syariah sebagai BPD Penyalur FLPP Tertinggi.

Selain itu, juga memberikan penghargaan kepada kabupaten penyalur FLPP tertinggi yakni Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Garut.

“Saya optimistis dalam sisa waktu yang ada tahun 2025 ini,  Bank BJB dan Bank BJB Syariah dapat memenuhi target komitmennya. Penyaluran FLPP ini dapat terlaksana berkat kolaborasi yang solid di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang berpihak kepada rakyat, serta peran dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman yang telah memberikan arahan kepada kita semua,” kata Heru.

 

(*)

Exit mobile version