Sebagai emiten yang terus memperkuat fundamental bisnisnya, DADA memandang penghargaan IMHA 2025 sebagai momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan pasar.
“Validasi dari lembaga independen tentunya kita diharapkan mampu memperkuat reputasi Perseroan di mata investor, sekaligus mendukung prospek pertumbuhan DADA dalam jangka menengah dan panjang,” kata Bayu Setiawan.
Di sisi lain, pengembang Dave Apartemen di Depok ini menilai bahwa stimulus fiskal seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), memberikan dampak pada meningkatnya penjualan properti residensial termasuk pengembang properti yang fokus pada segmen tertentu.
Sementara itu, sepanjang Januari-September 2025, DADA mengantongi pendapatan Rp9,05 miliar atau naik sekitar 29 persen bila disandingkan dengan periode sama 2024 yang senilai Rp7,20 miliar.
Baca juga: Lima Pengembang Mencatat Pertumbuhan Penjualan Apartemen
Seluruh pendapatan dalam rentang sembilan bulan 2025 tersebut disumbang oleh produk properti Apple Residence 3.
Naiknya pendapatan memengaruhi raihan laba bersih DADA. Per akhir September 2025, laba bersih DADA melambung sekitar 415 persen menjadi Rp855,00 juta bila dibandingkan dengan periode sama 2024 yang sekitar Rp165,75 juta.
DADA melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2022 dan konsisten menghadirkan produk bernilai tambah.
Proyek itu mencakup Dave Apartment di Depok, Jawa Barat dengan kapasitas 902 unit dan Apple 1 Condovilla, Jakarta Selatan sebanyak 300 unit serta Plasa Convill, area komersial sebanyak 12 unit di Jakarta Selatan.
Baca juga: Apple Residences 3 Jadi Andalan Pendapatan Diamondland
(*)



![azko Foto 1 [Ka - Ki] - Helen Widjaja, Teresa Wibowo, Sabai Dieter dan Ringgo Agus Rahman azko](https://landbank.co.id/wp-content/uploads/2026/03/azko-Foto-1-Ka-Ki-Helen-Widjaja-Teresa-Wibowo-Sabai-Dieter-dan-Ringgo-Agus-Rahman-azko-200x112.jpg)

