Singapura Dominasi Investasi Sektor Properti

Senin 02-11-2026,12:59 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- Para investor dari Singapura mendominasi investasi di sektor propeti Indonesia sepanjang Januari-September 2026.

Dalam periode itu para investor Singapura rela merogoh kocek nyaris Rp9,03 triliun atau setara dengan sekitar 22,59 persen dari total realisasi penanaman modal asing (PMA) di sektor properti.

Selain Singapura di posisi puncak, PMA yang masuk lima besar sepanjang sembilan bulan 2026 adalah Hong Kong (19,87 persen), Tiongkok (15,63 persen), Jepang (8,26 persen), dan Prancis (3,39 persen).

BACA JUGA:Realisasi Investasi Hotel dan Restoran Nyaris Rp43 Triliun, Januari-September 2026

Mengutip data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), terdapat 115 negara yang meramaikan sektor properti di Indonesia.

Sektor properti yang dimaksud adalah mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran.

Khusus untuk Singapura, mayoritas dana yang dibenamkan mengalir ke Provinsi DKI Jakarta (33,07 persen). 

BACA JUGA:Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp46 Triliun

Lalu, Banten (17,64 persen), Jawa Barat (16,88 persen), Kepulauan Riau (10,31 persen), dan Jawa Tengah (8,07 persen).

 

PMDN Tinggi

Sementara itu, sektor properti di Indonesia mendapat kucuran investasi sekitar Rp135,22 triliun sepanjang Januari-September 2026.

Kucuran dana untuk sektor properti itu tersebar di 3.338 proyek yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:Investasi Pariwisata Terus Bergulir, Nyaris Sentuh Rp40 Triliun

Sepanjang Januari-September 2026, penanaman modal dalam negeri (PMDN) paling getol dalam merogoh kocek untuk sektor properti di Indonesia.

Kategori :