Agung Podomoro Raup Rp1,14 Triliun dari Penjualan Rumah dan Apartemen

Senin 02-11-2026,11:00 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Pembalikan Arah

Sementara itu, secara keseluruhan pendapatan APLN sepanjang Januari-September 2026 melonjak sekitar 66 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025.

BACA JUGA:APLN Incar Marketing Sales Rp1,5 Triliun

Mengutip laporan keuangan Perseroan, per akhir September 2026, pendapatan APLN menyentuh sekitar Rp4,39 triliun, sedangkan pada periode sama 2025 senilai Rp2,65 triliun.

Mayoritas pendapatan per akhir September 2026 disumbang oleh penjualan mal milik Perseroan, Mal Deli Park Medan, Sumatera Utara senilai Rp2,20 triliun.

Seiring peningkatan pendapatan, APLN yang mengoleksi aset Rp24,18 triliun per akhir September 2026, mampu membalikkan keadaan.

BACA JUGA:Jual Mal, APLN Perkuat Kas dan Likuiditas

Semula, per akhir September 2026, emiten properti ini merugi sekitar Rp57,95 miliar, namun kini membukukan laba bersih sebesar Rp216,40 miliar.

Pada 2026, APLN membidik penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp3,7 triliun.

Target itu lebih besar sekitar 3 persen bila disandingkan dengan raihan penjualan dan pendapatan usaha APLN tahun 2025 yang sekitar Rp3,57 triliun.

Di sisi lain, sepanjang pekan lalu, 26-30 Oktober 2026, saham APLN ditutup melemah dari pembukaan Rp91, ditutup di posisi Rp81.

BACA JUGA:Tiga Tahun Terakhir, Penjualan Apartemen APLN Merangkak Naik

Saham APLN yang mulai tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun..tercatat diperdagangkan sebanyak 3.557 kali dengan volume 54.848.900 saham senilai Rp6,10 miliar.

Para pemegang saham APLN per akhir September 2026 terdiri atas PT Indofica sebesar 82,72 persen, Trihatma Kusuma Haliman 5,00 persen, direksi dan komisaris APLN 0,02 persen, dan masyarakat 12,26 persen.

 

(*)

Kategori :