Dalam Sepekan Harga Emas XAU/USD Terkoreksi 3,74 Persen

Sabtu 31-10-2026,12:01 WIB
Reporter : Yetto Anom Parceka
Editor : Yetto Anom Parceka

Jakarta, landbank.co.id - Harga emas dunia di pasar spot (XAU/USD) mengalami tekanan pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026.

Berdasarkan pantauan landbank.co.id dari data perdagangan logam mulia tersebut merosot ke level US$3.870 per troy ounce, atau terkoreksi US$145,31 dibandingkan harga pembukaan di kisaran US$4.021 per troy ounce.

Pelemahan tersebut mencerminkan tekanan terhadap harga emas setelah sebelumnya sempat mencatatkan penguatan hingga menyentuh level tertinggi US$4.075 per troy ounce pada 29 Oktober 2026.

Dalam perdagangan sepekan, harga emas spot tercatat melemah 3,74%. Koreksi ini sekaligus membawa harga emas berada jauh di bawah level support US$4.013 per troy ounce yang sebelumnya menjadi acuan penting bagi peluang penguatan lanjutan.

BACA JUGA:IHSG Sesi I Anjlok 1,30% ke Level 5.031, Sektor Bahan Baku Tertekan Paling Dalam

Penurunan tersebut membuat proyeksi bullish harga emas yang sebelumnya disampaikan analis Dupoin Futures Indonesia perlu dicermati kembali, terutama setelah harga bergerak menembus area support yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Sebelumnya, Analis Dupoin Futures Indonesia memproyeksikan harga emas masih berpeluang bergerak bullish selama mampu mempertahankan posisi di atas US$4.013 per troy ounce.

Dalam analisisnya, level tersebut menjadi area support penting untuk mengukur peluang kenaikan harga emas pada perdagangan selanjutnya.

"Selama level US$4.013 menjadi support, target kenaikan menuju level US$4.124 per troy ounce," tulis Dupoin dalam keterangannya yang dikutip Kamis, 29 Oktober 2026.

BACA JUGA:Pasar Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun

Kendati demikian, skenario penguatan tersebut menghadapi tantangan setelah harga emas mengalami koreksi tajam dan bergerak di bawah level US$4.013 per troy ounce.

Dupoin sebelumnya juga mengingatkan bahwa apabila harga emas menembus ke bawah area support tersebut, skenario bullish berpotensi melemah.

"Di bawah US$4.013, perkiraannya menuju US$3.982 dan US$3.963," terang Dupoin.

(*)

Kategori :