Ada Peluang Emas XAU/USD Bergerak Bullish, Begini Kata Analis Dupoin

Rabu 28-10-2026,12:13 WIB
Reporter : Yetto Ceka
Editor : Yetto Ceka

Jakarta, landbank.co.id - Harga emas dunia atau XAU/USD berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus zona konsolidasi sebelumnya. Meski demikian, harga emas diperkirakan berpotensi mengalami koreksi jangka pendek sebelum kembali melanjutkan kenaikan.

Analis Dupoin Futures Indonesia, Geraldo Kofit, memproyeksikan pergerakan XAU/USD pada perdagangan Rabu (28/10/2026) masih akan dipengaruhi respons harga terhadap sejumlah level teknikal penting, terutama zona support US$4.011–US$4.023 dan resistance US$4.050.

Geraldo menjelaskan, pada timeframe empat jam (H4), terdapat indikasi perubahan tren menuju arah bullish setelah harga berhasil menembus zona akumulasi sebelumnya.

"Ada indikasi perubahan tren menuju arah bullish pada timeframe empat jam (H4). Harga emas baru saja mengalami breakout kuat dari zona akumulasi US$3.991–US$4.023. Penembusan tersebut mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai menguat dan membuka peluang bagi XAUUSD untuk membangun tren kenaikan baru," ungkap Geraldo, dikutip landbank.co.id, Rabu (28/10/2026).

Meski struktur teknikal mulai menunjukkan potensi penguatan, ia mengingatkan pelaku pasar agar tetap mencermati kemungkinan koreksi setelah terjadinya breakout.

Menurut Geraldo, harga berpotensi mengalami pullback menuju area US$4.011–US$4.023. Zona tersebut sebelumnya menjadi resistance selama fase konsolidasi dan kini berpeluang berubah fungsi menjadi support.

"Setelah breakout, harga saat ini berpotensi mengalami pullback menuju area US$4.011–US$4.023. Zona tersebut sebelumnya berperan sebagai resistance dalam fase konsolidasi dan kini berpeluang menjadi support baru," terangnya.

Perubahan fungsi resistance menjadi support merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai kekuatan tren setelah harga menembus area konsolidasi.

Geraldo menilai, kemampuan harga bertahan di atas zona tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan keberlanjutan momentum bullish.

"Kemampuan harga untuk bertahan di atas zona US$4.011–US$4.023 menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Apabila area tersebut mampu menahan tekanan jual, fase pullback berpotensi menjadi konsolidasi sementara sebelum harga kembali bergerak naik. Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah zona tersebut, momentum bullish perlu dievaluasi kembali karena koreksi berpotensi berlanjut," ujar dia.

Di sisi lain, setelah mencapai resistance terdekat di US$4.050, harga XAU/USD berpotensi mengalami koreksi menuju area US$4.017.

Level tersebut menjadi salah satu titik yang perlu diperhatikan pelaku pasar untuk menilai respons harga terhadap tekanan jual dalam jangka pendek.

Apabila koreksi berlangsung secara terbatas dan harga mampu bertahan di sekitar zona support US$4.011–US$4.023, peluang penguatan masih terbuka. Sebaliknya, penembusan ke bawah zona tersebut dapat mengindikasikan melemahnya momentum bullish dan meningkatkan risiko koreksi lanjutan.

Dengan demikian, meskipun struktur teknikal memberikan peluang bagi harga emas untuk melanjutkan penguatan, pergerakan menuju resistance US$4.050 masih berpotensi disertai volatilitas.

Selain faktor teknikal, pergerakan harga emas dunia juga dipengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), pergerakan dolar Amerika Serikat, serta imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS.

Tags :
Kategori :

Terkait