RISE Menjaga Keseimbangan Optimalisasi Aset

Selasa 27-10-2026,10:00 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan tingkat okupansi hotel serta mulai beroperasinya sejumlah hotel pada 2026, yang turut memperluas kontribusi bisnis perhotelan terhadap kinerja konsolidasi Perseroan.

BACA JUGA:RISE Masuk Bisnis Kawasan Industri

Sementara itu, segmen Bisnis Distrik membukukan pendapatan sebesar Rp23,4 miliar, tumbuh 127 persen YoY. Pertumbuhan di berbagai segmen tersebut menunjukkan kontribusi portofolio usaha RISE dalam menopang kinerja Perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Ke depan, RISE melanjutkan pengembangan sejumlah proyek strategis, di antaranya Tanrise Bandung, Tanrise Industrial Park Palembang, VASA Ubud serta lainnya.

Pengembangan proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperluas portofolio bisnis, memperkuat kontribusi berbagai segmen, dan membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.

“Dengan dukungan portofolio proyek yang tengah berjalan serta fokus pada pengembangan bisnis secara berkelanjutan, kami optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan Perseroan. Kami juga akan terus memperhatikan pelaksanaan proyek, potensi pasar, dan optimalisasi operasional untuk mendukung kinerja ke depan,” tutur Budi.

BACA JUGA:Serah Terima Grand Sunrise Menganti Desember 2026

Sementara itu, saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2018 ini terlihat menguat dalam penutupan perdagangan Senin, 26 Oktober 2026.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, saham RISE dibuka pada posisi Rp525, sedangkan saat penutupan berada di posisi Rp530 setelah ditransaksikan 759 kali.

Sepanjang Selasa, saham RISE diperdagangkan sebanyak 3.137.700 saham dengan nilai Rp1,61 miliar.

 

(*)

 

Kategori :