BTN Bidik MBR Lewat KPR Subsidi Tenor 40 Tahun

Jumat 23-10-2026,15:50 WIB
Reporter : Yetto Ceka
Editor : Yetto Ceka

Jakarta, landbank.co.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN tengah menyiapkan sejumlah inovasi pembiayaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah. Salah satunya melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, perpanjangan tenor KPR subsidi menjadi salah satu langkah untuk membuat cicilan rumah lebih terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Kita sedang menyiapkan sejumlah program, yang pertama KPR subsidi dengan tenor panjang," ujar Nixon dalam paparan Transformasi BTN yang dihadiri landbank.co.id di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat Jumat, 23 Oktober 2026.

Melalui skema tersebut, jangka waktu pembayaran yang lebih panjang diharapkan dapat menekan besaran angsuran bulanan sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu membeli rumah.

Nixon menyebut, KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun berpotensi menghadirkan cicilan yang lebih ringan bagi masyarakat.

"KPR subsidi tenor 40 tahun ini sangat terjangkau bagi masyarakat. Kita akan siapkan dengan angsuran mulai Rp1.100.000 hingga Rp750.000," katanya.

Skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat yang selama ini terkendala kemampuan membayar angsuran. Adapun penerapannya masih perlu memperhatikan kesiapan aturan teknis dan mekanisme pelaksanaan.

Selain memperpanjang tenor KPR, BTN juga mengembangkan program Home Power, yakni pembiayaan rumah yang dipadukan dengan kebutuhan furnitur atau perlengkapan rumah tangga.

Nixon menjelaskan, program tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membeli rumah dalam kondisi kosong. Melalui skema ini, nasabah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan furnitur tanpa harus mencari sumber pembiayaan secara terpisah.

"Home Power, rumah dengan furnitur. Kita melihat kebutuhan masyarakat, khususnya saat membeli rumah dengan keadaan yang masih kosong. Kita sedang berupaya, nanti perdana dengan Pak Angga dari Pesona Kahuripan," tutur Nixon.

Ia menilai, program tersebut juga berpotensi memberikan manfaat bagi pengembang perumahan karena membuka peluang tambahan dari sisi bisnis.

"Saya melihat program ini baik juga untuk developer karena secara bisnis mendapatkan tambahan," katanya.

BTN juga berencana memperluas layanan pembiayaan bagi nasabah KPR melalui skema bundling dengan kredit kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor.

Menurut Nixon, pengembangan produk tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang tidak hanya memerlukan rumah, tetapi juga kendaraan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

"Kredit KPR sekaligus dengan kendaraan seperti motor. Sedang tahap perizinan kepada otoritas terkait," ujarnya.

Kategori :