Jakarta, landbank.co.id- PT Perdanagapura Prima Tbk (GPRA) menilai bahwa Emitennews Capital Market Excellence Awards 2026 memiliki makna strategis yang mencerminkan fundamental Perseroan.
“Bagi kami, validasi independen ini merefleksikan tiga hal penting pada fundamental Perseroan, yakni pertama terkait Daya Serap Pasar. Di tengah perlambatan permintaan, produk-produk kami tetap diserap pasar. Penerimaan kas dari pelanggan pada semester pertama 2026 tumbuh 5,6 persen menjadi Rp154,5 miliar,” tutur Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima Tbk, Rudy Margono, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kedua, jelas dia, anugerah kali ini juga berdampak terhadap target keuangan emiten properti berkode saham GPRA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini.
BACA JUGA:Gapuraprima Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar bagi Korban Bencana NTT
“Akselerasi kinerja pada kuartal kedua 2026, dengan penjualan bersih tumbuh 32,3 persen secara tahunan, memperkuat optimisme kami terhadap pencapaian target 2026,” kata Rudy.
Selain itu, tambahnya, anugerah Emitennews merefleksikan disiplin keuangan dan tata kelola GPRA.
“Kami menurunkan utang bank sebesar Rp25,0 miliar dalam enam bulan pertama 2026 dan secara konsisten membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dalam tiga tahun berturut-turut. Hal ini selaras dengan aspek kinerja keuangan, kontribusi dividen, dan kepatuhan yang menjadi dasar penilaian dewan juri,” tutur Rudy.
BACA JUGA:Gapuraprima Bungkus Penjualan Rumah Rp122 Miliar
GPRA menyabet anugerah Emitennews Capital Market Excellence Awards 2026 untuk Sektor Properti & Real Estat kategori Papan Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Anugerah yang diinisiasi oleh Emitennews.com bersama Pasardana.id bergulir di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.
“Kami berterima kasih kepada Emitennews.com, Pasardana.id, dan dewan juri atas kepercayaan ini. Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para pemegang saham, konsumen, mitra perbankan, serta seluruh insan Gapuraprima yang konsisten menjaga kinerja Perseroan di tengah siklus pasar yang menantang,” papar Rudy.
Optimistis Lebih Baik
Sepanjang semester pertama 2026, Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp202,8 miliar dan laba bruto Rp108,2 miliar, dengan marjin laba kotor yang tetap terjaga di level 53,4 persen. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp30,5 miliar.
Kinerja kuartal II 2026 (quarter on quarter/QoQ) menunjukkan akselerasi yang signifikan. Penjualan bersih kuartal II 2026 mencapai Rp121,9 miliar, tumbuh 32,3 persen dibandingkan kuartal II 2025 dan 50,6 persen dibandingkan kuartal I 2026.