Strategi MPRO Gaet Pembeli Apartemen

Kamis 24-09-2026,12:02 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Selain The Kahyangan, Perseroan juga berencana melanjutkan pembangunan apartemen Simprug Signature, Jakarta dengan konseр baru.

BACA JUGA:Cluster Rinoka Jadi Hunian Baru Summarecon Mutiara Makassar

Lalu, untuk proyek Tanjung Layar Beachfront City, Makassar, Sulawesi Selatan dan The Grand Maja, Banten masih dalam proses perencanaan.

Pengembangan Tanjung Layar Beachfront City dilakukan melalui anak usaha, PT Creative Softhouse. Kelak, proyek ini mencakup apartemen, townhouse, dan shophouses di kawasan seluas 73.916 meter persegi.

Untuk proyek di Maja, pengembangannya dilakukan oleh anak usaha, PT Bintang Dwi Lestari yang mencakup perumahan sederhana, ruko, kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan. Total luas lahan proyek ini 3,18 juta meter persegi.

“Sampai saat ini tidak ada kendala yang dihadapi Perseroan, kegiatan operasional masih dalam rentang yang terkendali,” jelas Iwan.

BACA JUGA:Tingkat Hunian Apartemen Sewa Relatif Stabil

Per akhir Juni 2026, para pemegang saham MPRO terdiri atas Jonathan Tahir 34,22 persen, Dato Sri Tahir 10,86 persen, dan Jane Dewi Tahir 8,50 persen.

Kemudian, Dewi Victoria Riady 8,50 persen, Grace Dewi Riady 8,50 persen, PT Bintang Ekspress Sarana 10,06 persen, dan masyarakat 19,36 persen.

 

(*)

 

Kategori :