Lima Tahun Terakhir, Pengembang Properti Pilih Pakai Uang Sendiri

Selasa 08-09-2026,15:19 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

BACA JUGA:Lebih dari Separuh Emiten Properti Meraup Laba Bersih

Lalu, mengutip data SHPR BI, pembelian rumah primer melalui pembayaran tunai bertahap dan tunai pada triwulan kedua 2026 masing-masing memiliki pangsa sebesar 20,60 persen dan 9,35 persen.

Perilaku konsumen memanfaatkan KPR dalam pembelian rumah primer untuk periode triwulan kedua, cenderung menurun dalam rentang tahun 2022 hingga 2026.

Mengutip data SHPR BI, pada 2022 porsinya 74,97 persen, lalu sempat meningkat ke level 76,02 persen pada triwulan kedua 2023.

Setelah itu, pada triwulan kedua tahun 2024 hingga 2026 terus menurun, yakni dari posisi 75,52 persen pada 2024 menjadi 73,06 persen pada 2025. Bahkan, menyentuh 70.05 persen pada triwuan kedua 2026.

Sebaliknya, pembelian rumah primer secara tunai mengalami tren peningkatan. Pada triwulan kedua 2022 porsinya masih 8,42 persen.

BACA JUGA:Pangsa Pasar KPR FLPP BTN Stabil, Kuasai 70,42 Persen

Sempat turun ke angka 6,73 persen pada 2023, lalu naik menjadi 7,38 persen pada 2024. Kembali naik pada 2025 ke posisi 9,19 persen dan akhirnya naik ke level 9,35 persen pada 2026.

Kondisi serupa terjadi dalam pola pembelian rumah dengan skema tunai bertahap. Untuk periode triwulan kedua rentang 2022 hingga 2026 juga mencatat peningkatan.

Masih mengutip data SHPR BI, pada triwulan kedua 2022 porsinya masih 16,61 persen. Lalu meningkat ke posisi 17,25 persen pada 2023.

Sempat turun ke posisi 17,10 persen pada 2024, namun kembali menanjak setahun kemudian, yakni menjadi 17,75 persen. Bahkan, kembali membesar pada 2026, yaitu sebesar 20,60 persen.

Pada triwulan kedua 2026, hasil survei BI mengindikasikan secara keseluruhan penjualan properti residensial di pasar primer membaik meski masih mengalami kontraksi sebesar 2,36 persen (year on year/yoy), tidak sedalam kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 25,67 persen (yoy). 

BACA JUGA:BNI Tebar Promo KPR Griya di Danantara Housing Expo 2026, DP Mulai 1%

“Perbaikan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan rumah tipe kecil dan besar, sementara penjualan rumah tipe menengah masih terbatas,” ujar Ramdan.

 

(*)

Kategori :