Jakarta, landbank.co.id- Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih menjadi incaran pembangunan pusat perbelanjaan modern alias mal.
Sinyal pembangunan mal di kawasan Jabodetabek itu terekam dalam riset Colliers Indonesia, baru-baru ini.
Riset tersebut membeberkan adanya lima proyek pembangunan mal di kawasan Jabodetabek dengan kapasitas seluas 213.000 meter persegi (m2).
Sekitar 57 persen dari luasan itu akan merangsek Jakarta, sedangkan sisanya mengguyur Tangerang, Banten.
BACA JUGA:Bisnis Mal Summarecon Terus Berkibar, Raup Lebih Rp1 Triliun
Mengutip riset Colliers Indonesia, kelima pusat perbelanjaan modern itu mencakup Lippo Mall East Side (Holland Village), Jakarta Pusat besutan PT Lippo Karawaci Tbk seluas 44.000 m2.
Lalu, Shopping Mall at Two Sudirman, Jakarta Pusat dibangun oleh Mitsubishi Estate & Taspen Properti seluas 19.000 m2 dan Kota Kasablanka phase 4, Jakarta Selatan besutan PT Pakuwon Jati Tbk seluas 59.000 m2.
Di luar Jakarta, proyek pusat perbelanjaan itu adalah The Hudson Square Manhattan District yang dikembangkan Paramount Land seluas 21.000 m2 di kawasan Serpong, Tangerang, Banten.
Selain itu, Living World PIK 2 besutan Kawan Lama seluas 70.000 m2 di kawasan Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Banten.
Kelima proyek mal itu diperkirakan rampung dalam rentang tahun 2026 hingga 2029.
Hingga semester pertama 2026, pasokan ruang ritel modern di Jakarta menyentuh sekitar 4,94 juta m2, sedangkan di Bodetabek sekitar 3,31 juta m2.
BACA JUGA:NICE PIK 2 Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang CBDK
Dari total luas mal di Jakarta, mayoritas terletak di Jakarta Selatan, yakni 21,9 persen. Lalu, di Jakarta Utara (20,2 persen), di pusat kawasan bisnis (central business district/CBD) (18,6 persen), Jakarta Barat (17,4 persen), Jakarta Pusat (11,1 persen), dan Jakarta Timur (10,8 persen).
Penyebaran luasan mal di Bodetabek terkonsentrasi di Bekasi, yakni 35,9 persen. Lalu, Tangerang (31,6 persen), Bogor (18,2 persen), dan Depok (14,3 persen).