Waspada! 5 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga

Senin 07-09-2026,13:59 WIB
Reporter : Yetto Ceka
Editor : Yetto Ceka

Jakarta, landbank.co.id - Sebanyak lima gunung api di Indonesia saat ini berstatus Level III atau Siaga.

Mengutip informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin, 7 September 2026, kelima gunung api tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara, Lampung, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Status Siaga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti rekomendasi dari pihak berwenang.

Salah satu gunung api yang mengalami erupsi adalah Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Gunung tersebut telah berstatus Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2026.

Pada Minggu, 6 September 2026, Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Aktivitas vulkanik masih terpantau hingga Senin pagi, dengan tercatat empat kali gempa hembusan.

Berikut daftar lima gunung api di Indonesia yang berstatus Siaga:

1. Gunung Anak Krakatau, Lampung

Gunung Anak Krakatau yang berada di wilayah Selat Sunda, Lampung Selatan, telah berstatus Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2026.

Gunung tersebut kemudian mengalami erupsi pada Minggu, 6 September 2026. Aktivitas vulkanik masih terpantau hingga Senin pagi dengan empat kali gempa hembusan.

2. Gunung Sinabung, Sumatera Utara

Gunung Sinabung di Sumatera Utara naik status dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga pada 31 Agustus 2026.

Berdasarkan pengamatan Gunung Api Sinabung pada Jumat, 4 September 2026 periode pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, secara visual teramati asap kawah utama berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 300 hingga 500 meter dari atas puncak.

3. Gunung Semeru, Jawa Timur

Gunung Semeru di Jawa Timur juga masih berstatus Level III atau Siaga sejak Januari 2026.

Aktivitas erupsi masih terjadi pada Senin, 7 September 2026. Petugas PVMBG Rian Sigit Alfian melaporkan tinggi kolom erupsi tidak teramati. Namun, aktivitas erupsi terekam pada seismograf.

"Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Senin, 07 September 2026, pukul 04:50 WIB," demikian laporan tersebut.

4. Gunung Lewotobi Laki-laki, NTT

Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus Level III atau Siaga setelah PVMBG menaikkan statusnya dari Level II menjadi Level III pada 12 Mei 2026.

Pada 4 Agustus 2026, gunung tersebut tercatat mengalami dua kali erupsi.

Tinggi kolom abu mencapai sekitar 800 meter. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut.

5. Gunung Ili Lewotolok, NTT

Gunung Ili Lewotolok di NTT telah berstatus Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2025 setelah sebelumnya berada pada Level II atau Waspada.

Aktivitas erupsi juga masih terjadi. Pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.37 WITA, gunung tersebut mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak.

"Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 21:37 WITA tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 32 detik," tulis keterangan Badan Geologi.

Masyarakat dan wisatawan di sekitar kawasan gunung api diimbau untuk mematuhi rekomendasi dan zona bahaya yang ditetapkan oleh PVMBG serta memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik.

(*)

Kategori :