Jakarta, landbank.co.id- Bisnis mal PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus berkibar pada periode enam bulan pertama 2026 disandingkan dengan raihan pada periode sama 2025.
Sepanjang semester pertama 2026, bisnis pusat perbelanjaan modern menyetor sekitar Rp1,12 triliun terhadap pundi-pundi pendapatan PT Summarecon Agung Tbk.
Mengutip laporan keuangan Perseroan, angka itu lebih tinggi sekitar 4 persen bila dibandingkan torehan PT Summarecon Agung Tbk pada semester pertama 2025 yang masih di level Rp1,08 triliun.
Sempat anjlok sekitar 46 persen ketika dunia dilanda pandemi Covid-19, pendapatan bisnis mal Summarecon terus bertumbuh dalam lima tahun terakhir.
Torehan pada semester pertama 2026 merupakan puncak tertinggi untuk periode yang sama dalam rentang 2022 hingga 2026.
BACA JUGA:WINR Pertebal Modal di Laxo
Bahkan, torehan pada Januari-Juni 2026 menyentuh hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan pendapatan pada periode sama 2020, ketika pandemi Covid-19 sedang merajalela.
Tambah Mal
Kini, berbekal lima pusat perbelanjaan modern yang tersebar di Jakarta dan Jawa Barat, emiten berkode saham SMRA di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu kian memerlihatkan kepiawaiannya dalam melakoni bisnis ritel.
Kelima pusat perbelanjaan milik SMRA itu mencakup mal dan ritel modern Summarecon Villaggio Outlets di Karawang, Jawa Barat.
Kelimanya hadir di kawasan kota terpadu (township) milik emiten properti yang berdiri sejak tahun 1975 tersebut.
BACA JUGA:Summarecon Mall Makassar Siap Jadi Pusat Lifestyle Baru, Rampung Pertengahan 2026
Kehadiran pusat perbelanjaan modern itu tak semata melayani kebutuhan para penghuni township yang dikembangkan Summarecon, namun juga menjadi ruang hidup dan interaksi masyarakat.
Lebih dari itu, kehadiran mal juga mengikuti irama dinamika masyarakat kekinian. Salah satunya, memenuhi kebutuhan masyarakat atas kesehatan (wellness).