Penjualan Rumah
Sementara itu, Winner mengoleksi penjualan rumah sekitar Rp22,84 miliar sepanjang semester pertama 2026.
Angka penjualan rumah itu turun sekitar 2 persen bila disandingkan dengan raihan pada periode sama 2025 yang sekitar Rp23,22 miliar.
BACA JUGA:Menanti Seri Terbaru Iphone, Ada Tiga Warna Baru Jadi Andalan?
Terkait bisnis perumahan, perusahaan yang memiliki aset Rp509,52 miliar per akhir Juni 2026 ini mengusung delapan proyek real estat.
Mengutip Laporan Tahunan WINR 2025, proyek perumahan itu mayoritas terletak di Batam, Kepulauan Riau, namun ada juga yang di Jabodetabek.
Proyek WINR tersebut antara lain Winner Flower House, Winner Gosyen Park, Winner Green Canyon, dan Winner Mangrove Millenium.
Mengutip laporan keuangan Perseroan, pada enam bulan pertama 2026, emiten yang mengusung kode saham WINR di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengoleksi laba bersih Rp6,51 miliar.
Laba bersih itu lebih rendah sekitar 30 persen bila dibandingkan dengan torehan pada periode sama 2025 yang menyentuh sekitar Rp10,28 miliar.
BACA JUGA:WMPP Membalikkan Keadaan, Cermin Prospek Industri Pangan
Per akhir Juni 2026, para pemegang saham Winner terdiri atas PT Pemenang Nusantara Internasional sebesar 56,09 persen, Liu Yut Men 0,09 persen, Wahyu Mardianti 0,00 persen, Russiana 0,00 persen, dan masyarakat 43,81 persen.
(*)