Jakarta, landbank.co.id- Turnamen badminton Super 750, China Masters 2026 dimulai, Selasa, 1 September 2026 pagi.
Kali ini, China Masters 2026 menyediakan hadiah uang total (prize money) sebesar US$1,25 juta atau setara sekitar Rp20,63 miliar dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar Amerika Serikat.
Besaran hadiah uang China Masters 2026 belum berubah bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya, namun jauh lebih besar bila dibandingkan kali pertama kejuaraan ini bergulir pada 2005.
Tahun 2025, turnamen bulu tangkis ini masuk dalam kategori Super Series Badminton World Federation (BWF) dengan mengusung hadiah uang total sebesar US$250 ribu.
Bila dikonversi kurs tahun 2005 yang sebesar Rp9.800 per dolar Amerika Serikat, prize money kala itu setara dengan sekitar Rp2,45 miliar.
BACA JUGA:Daftar Lengkap Juara Dunia 2026, Hasil Final BWF World Championships 2026
Kejuaraan ini didaulat sebagai turnamen dengan level Super 750 sejak tahun 2018. Saat itu, hadiah yang disediakan penyelenggara sebesar US$700 ribu atau setara dengan sekitar Rp10,15 miliar (kurs Rp14.500 per dolar Amerika Serikat).
Saat menjadi turnamen Super 750, ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Marcus/Kevin) alias The Minion, tampil sebagai juara.
Bahkan, The Minion mampu memertahankan gelarnya pada 2019. Sejak 2019, belum ada lagi ganda putra yang tampil sebagai juara di turnamen tersebut.
BACA JUGA:Giliran Changzhou Hadirkan Turnamen Berhadiah Rp35 Miliar, China Open 2026
The Minion merupakan ganda putra kedua Indonesia yang mampu menyabet gelar juara dari China Masters. Sebelumnya, Markis Kido/Hendra Setiawan tampil sebagai juara pada 2008.
Kirim Tiga Ganda Putra
Sementara itu, Indonesia mengirim tiga pasang ganda putra untuk bertarung dalam turnamen China Masters 2026 yang berlangsung mulai hari ini.
Ketiga ganda putra itu adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Sabar/Reza), Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Leo/Daniel), dan Ali Fathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi (Ali/Devin).