Lippo Kumpulkan Para Pemegang Saham, Ini Agendanya

Senin 24-08-2026,10:00 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana mengumpulkan para pemegang sahamnya di Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

Dalam keterbukaan informasi Perseroan disebutkan bahwa para pemegang saham diundang untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB PT Lippo Karawaci Tbk itu akan digelar di Hotel Aryaduta Jakarta mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai.

BACA JUGA:Penjualan Rumah Lippo Tumbuh 20 Persen

Direksi Perseroan mengajukan dua mata acara untuk dibahas dalam RUPSLB kali ini, yaitu pertama, persetujuan perubahan susunan anggota dewan komisaris.

Lalu, mata cara kedua adalah persetujuan atas penurunan modal ditempatkan dan modal disetor Perseron.

Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPSLB adalah para pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 19 Agustus 2026 pukul 16.15 WIB.

BACA JUGA:Lippo Group Hibahkan 30 Hektare Lahan Meikarta, Siap Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi

Kemudian, untuk pemegang sSaham dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai dengan catatan saldo sub rekening efek pada penutupan perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 19 Agustus 2026.

Sementara itu, sepanjang semester pertama 2026, total pendapatan emiten berkode saham LPKR di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini turun sekitar 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2025.

Per akhir Juni 2026, pendapatan LPKR sekitar Rp3,61 triliun, sedangkan pada periode sama 2025 sebesar Rp4,12 triliun.

BACA JUGA:Kementerian Ekraf Gandeng Lippo Malls

Di sisi lain, sepanjang Januari-Juni 2026, laba bersih pemilik Lippo Village, Banten ini melejit sekitar 179 persen ke posisi Rp385,44 miliar.

Maklum, laba bersih LPKR pada periode sama 2025 masih bertengger di angka Rp137,90 miliar.

Per akhir Juni 2026, para pemegang saham LPKR mencakup PT Inti Anugerah Pratama 20,27 persen, Sierra Incorporated 15,89 persen, PT Primantara Utama Sejahtera 10,40 persen, DBS  Bank Ltd SG-PB Clent 5,11 persen, dan Connery Asia Limited 5,08 persen.

Kategori :