PTPP Garap Revitalisasi Bandara Soetta Rp1,19 Triliun

Sabtu 22-08-2026,18:31 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengantongi kontrak proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno Hatta (Bandara Soetta) senilai Rp1,19 triliun.

Menurut manajemen badan usaha milik negara (BUMN) yang berdiri sejak 1953 itu nilai proyek termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Emiten konstruksi yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2010 tersebut mengaku bahwa perolehan proyek lanjutan ini sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap pengalaman dan kapabilitas Perseroan dalam mengerjakan proyek infrastruktur bandar udara (bandara).

BACA JUGA:Jadwal Damri Grand Metropolitan Bekasi ke Bandara Soetta

Menurut manajemen emiten yang mengusung kode saham PTPP di BEI ini masa pelaksanaan proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soetta selama 365 hari kalender, terhitung sejak 21 Agustus 2026.

Dalam proyek ini, PTPP melaksanakan pekerjaan yang mencakup berbagai aspek pembangunan dan revitalisasi, meliputi pekerjaan preliminary, struktur, arsitektur, interior, landscape, mekanikal, elektrikal, dan elektronik.

Lingkup pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas Terminal 1A serta mendukung kenyamanan dan pengalaman pengguna jasa bandara.

Sebagai salah satu infrastruktur transportasi udara strategis di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian nasional.

BACA JUGA:Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Capai 125.993 Orang pada H-10 Mudik Lebaran 2025

Revitalisasi Terminal 1A menjadi bagian dari upaya pengembangan fasilitas bandar udara yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa dan perkembangan industri penerbangan.

Dalam pelaksanaan proyek, PTPP mengedepankan teknologi dan digitalisasi konstruksi melalui pemodelan dan pengelolaan informasi berbasis 3D, 4D, dan 5D, serta pemanfaatan Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), BIM 3D, dan virtual tour.

PTPP juga menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR), antara lain melalui DSX Utility Detection Solution dan Leica DS4000 Utility Detection System, untuk mendukung proses identifikasi utilitas bawah tanah secara akurat dan menunjang pelaksanaan pekerjaan yang lebih aman dan terukur.

BACA JUGA:PTPP Topping Off RS Senilai Rp882,51 Miliar

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa perolehan proyek lanjutan ini menjadi bukti kepercayaan terhadap pengalaman dan kapabilitas PTPP dalam mengerjakan proyek infrastruktur strategis.

“PTPP berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pengalaman, kapabilitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam proses konstruksi, kami optimistis proyek ini dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan layanan transportasi udara di Indonesia,” ujar Joko Raharjo dikutip Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dengan diperolehnya proyek lanjutan senilai Rp1,19 triliun ini, PTPP semakin memperkuat portofolio Perseroan di sektor infrastruktur transportasi.

BACA JUGA:PTPP Janjikan Pembangunan Hunian Kawasan Senen Tepat Waktu

PTPP optimistis proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, keselamatan dan kesehatan kerja, inovasi konstruksi, serta pemanfaatan teknologi dalam setiap tahapan pekerjaan.

 

(*)

 

Kategori :