Oleh-oleh Monev Rumah Subsidi di Kalsel

Sabtu 15-08-2026,17:38 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- Monitoring dan evaluasi (monev) terhadap realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) terus digulirkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Fakta lapangan yang terpantau monev BP Tapera di antaranya tingkat keterhunian rumah subsidi penerima kucuran KPR FLPP.

Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera, Muhammad Nauval Al – Ammari, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan pada semester pertama tahun 2026, tercatat tingkat keterhunian rumah FLPP di Kalimantan Selatan mencapai angka 96,25 persen, angka ini di atas rata-rata Nasional yaitu 94,02 persen.

“Tingkat Keterhunian Rumah FLPP dipengaruhi oleh banyak hal, di antaranya yaitu ketersediaan infrastruktur jalan, drainase, penerangan jalan umum, air bersih, listrik, pengelolaan sampah, serta Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Umum yang memadai," ujar dia dilansir laman BP Tapera.

BACA JUGA:Monev Tapera di Jawa Barat, Ini Faktanya

Dalam hal ini, jelas dia, pemerintah daerah (pemda) mempunyai kewenangan dan kemampuan untuk menyediakan, memantau, mengawasi, dan/atau mendukung tersedianya hal-hal tersebut.

"Kami berharap Pemda melalui Dinas-Dinas yang terkait bisa memberikan dukungan untuk meningkatkan tingkat keterhunian rumah FLPP, dengan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, pendidikan, pasar, dan fasilitas umum lainnya yang memadai sesuai kebutuhan masyarakat di setiap Perumahan MBR,” kata Muhammad Nauval Al – Ammari saat audiensi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis, 16 Juli 2026.

Sementara itu, mengutip data BP Tapera, sepanjang semester pertama 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP di Kalsel tercatat sebanyak 3.745 rumah subsidi senilai Rp492,32 miliar.

Realisasi KPR FLPP itu turun sekitar 26 persen bila disandingkan dengan torehan pada periode yang sama 2025. Ketika itu, realisasi KPR FLPP di Kalsel sebanyak 5.057 unit setara sekitar Rp658,45 miliar.

BACA JUGA:Selain Monev, BP Tapera Melakukan Hal Ini di Riau

Kalsel menempati urutan kedelapan terbesar dalam penyaluran KPR FLPP sepanjang semester pertama 2026. Pada periode itu realisasi secara nasional sebanyak 120.976 unit setara sekitar Rp14,99 triliun dan tersebar di 33 provinsi.

 

Instrumen Monev

Kali ini, dalam monev di Kalsel, BP Tapera menggandeng PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Bank Kalimantan Selatan (Bank Kalsel).

BP Tapera bersama Bank Mandiri melakukan pemantauan kondisi rumah pascaakad FLPP di Kota Banjarbaru di dua pKawasan perumahan yaitu Perumahan Pesona Mandiri 2 (PT Pulau Baru Properti) dan Rafanda Asri (PT Bangun Lancat Jaya). Dari total 18 rumah pascaakad FLPP yang dipantau, 100 persen rumah siap huni dan layak huni.

Kategori :

Terpopuler