Jakarta, landbank.co.id - Sinar Mas Land (SML) bergandengan tangan dengan pengembang Jepang, Sumitomo Forestry menggarap hunian premium di kawasan Cibubur.
Di kawasan yang membentang sepanjang Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi itu mereka bahu membahu membangun proyek hunian premium Kota Wisata Ecovia seluas 156,5 hektare (ha). Proyek hunian premium tersebut bergulir di dalam masterplan Kota Wisata seluas 750 ha besutan anak usaha SML, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Kali ini, SML dan Sumitomo meluncurkan Leyora, klaster hunian premium kedua di Kota Wisata Ecovia. ”Leyora merupakan pilihan menarik bagi end-user maupun investor yang melihat potensi pertumbuhan kawasan Cibubur sebagai salah satu koridor residensial paling prospektif di Jabodetabek dan kami pasarkan dengan harga mulai dari Rp4 miliar,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumiharja dalam keterangan tertulis dikutip Minggu, 19 Juli 2026. Nama Leyora, yang berasal dari kata light dan aura, merepresentasikan kehidupan yang hangat, elegan, dan penuh energi positif. BACA JUGA:Marketing Gallery Kota Wisata Ecovia Mulai Dibangun "Leyora kami hadirkan sebagai hunian premium yang menggabungkan desain modern classic yang timeless, ruang hidup yang sehat, serta fasilitas yang mendorong interaksi antarwarga,” tutur Prasetijo. Klaster ini menawarkan pilihan rumah dengan lebar 9 meter, 10 meter, dan 12 meter yang didesain oleh Hadi Vincent, salah satu arsitek terkemuka di Indonesia, dengan konsep rumah tinggal modern luxuries. Rumah premium Leyora dilengkapi dengan berbagai fitur premium, mulai dari ruang keluarga dengan void setinggi 7,2 meter, konsep all-ensuite bedroom, cafe room dan healing corner. ”Kami optimistis produk ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan kenyamanan sekaligus nilai investasi yang terus bertumbuh,” kata Prasetijo. Mengusung konsep "Timeless Beauty", Leyora dirancang sebagai hunian yang menghadirkan keindahan desain hunian yang tetap relevan sepanjang masa, dipadukan dengan sentuhan fine craftsmanship yang menjadi ciri khas duet Sinar Mas Land dengan Sumitomo Forestry. BACA JUGA:Setelah Kota Wisata, Giliran Grand Wisata Dilengkapi Artotel Menurut Business Development Director Sumitomo Forestry Indonesia, Akihiro Kosoku, pihaknya percaya bahwa rumah bukan hanya tempat untuk tinggal, tetapi juga ruang yang akan diwariskan lintas generasi. ”Melalui Leyora, kami menghadirkan filosofi timeless beauty yang dipadukan dengan fine craftsmanship, sehingga setiap detail hunian dirancang untuk memberikan kenyamanan, kualitas, dan nilai jangka panjang,” kata dia, dalam keterangan tertulis yang sama. Di Indonesia, sejak 2018, Sumitomo Forestry telah mengembangkan empat proyek perumahan di Bekasi, Bogor, Sawangan, dan Makassar, yang seluruhnya mengusung prinsip ramah lingkungan serta menerapkan standar material dan konstruksi berkualitas tinggi. Secara global, Sumitomo Forestry Group telah membangun lebih dari 30.000 rumah setiap tahunnya di berbagai negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Thailand, Vietnam, Tiongkok, dan Hong Kong. BACA JUGA:Rumah Modern dengan Konsep Hijau di Kota Wisata Ecovia Mulai Rp1,8 Miliar Kosoku menerangkan, sejalan dengan komitmen global Sumitomo Forestry, proyek di kawasan Cibubur ini juga merefleksikan upaya pihaknya dalam menerapkan teknologi konstruksi hijau, mengembangkan kawasan yang harmonis dengan alam, serta mendorong transformasi menuju ekonomi rendah karbon. Dia menambahkan, penerapan tekonologi konstruksi hijau merupakan bagian dari komitmen Sumitomo Forestry terhadap pembangunan berwawasan lingkungan di Asia Tenggara. ”Kami bangga dapat melanjutkan kolaborasi strategis bersama Sinar Mas Land untuk menghadirkan kawasan hunian premium yang tidak hanya unggul dari sisi desain, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," kata Kosoku. Maklum, dalam pandangan SML, preferensi masyarakat terhadap hunian premium terus berkembang. Selain kualitas bangunan, calon pembeli kini semakin mempertimbangkan kenyamanan, privasi, ruang hijau, serta potensi nilai investasi dalam memilih tempat tinggal. BACA JUGA:Kota Wisata Punya Averon, Legenda Wisata Sediakan New Davinci (*)Leyora, Buah Duet SML dan Pengembang Jepang
Minggu 19-07-2026,13:14 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto
Kategori :
Terkait
Senin 26-10-2026,14:01 WIB
Sinar Mas Land Perkuat Ekosistem Pendidikan di BSD City
Selasa 20-10-2026,15:10 WIB
Sinar Mas Land Sabet Peringkat Kedua Terbaik Perhumas PR Excellence Awards 2026
Sabtu 17-10-2026,12:14 WIB
Crystal Loft Ramaikan Pasar Hunian di Bogor
Jumat 09-10-2026,14:58 WIB
Gedung Biomedical Campus BSD City Raih EBTKE 2026
Senin 05-10-2026,11:00 WIB
BSD City dan Grand Wisata Bekasi Menarik Perhatian Indonesia Real Estate Property Awards 2026
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:27 WIB
BTN Siapkan 30.000 Rumah Subsidi Lewat KPR Recycle
Rabu 04-11-2026,09:17 WIB
197 Ribu Rumah Subsidi Terealisasi Hingga 2 November 2026
Rabu 04-11-2026,12:14 WIB
Penjualan ACES Tembus Rp6,9 Triliun, Laba Bersih Naik 25,7 Persen
Rabu 04-11-2026,10:37 WIB
Melalui Turnamen Golf, Puradelta Lestari Perkuat Hubungan Tenant dan Komunitas
Kamis 05-11-2026,02:32 WIB
Alwi Farhan Masuk 16 Besar Korea Open 2026, Turnamen Badminton Berhadiah Rp8,5 Miliar
Terkini
Kamis 05-11-2026,02:32 WIB
Alwi Farhan Masuk 16 Besar Korea Open 2026, Turnamen Badminton Berhadiah Rp8,5 Miliar
Rabu 04-11-2026,12:14 WIB
Penjualan ACES Tembus Rp6,9 Triliun, Laba Bersih Naik 25,7 Persen
Rabu 04-11-2026,11:27 WIB
BTN Siapkan 30.000 Rumah Subsidi Lewat KPR Recycle
Rabu 04-11-2026,10:37 WIB
Melalui Turnamen Golf, Puradelta Lestari Perkuat Hubungan Tenant dan Komunitas
Rabu 04-11-2026,09:17 WIB