Jakarta, landbank.id - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) memutuskan untuk memerkuat struktur permodalan pada 2026.
Keputusan emiten yang mengusung kode saham KPIG di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Perseroan di iNews Tower Lantai 3, MNC Center, Jakarta, Jum’at, 26 Juni 2026.
Manajemen PT MNC Tourism Indonesia Tbk menjelaskan bahwa salah satu keputusan RUPS adalah menggunakan Rp1 miliar dari laba bersih tahun 2025 sebagai dana cadangan.
“Sisa keuntungan/laba bersih Perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan (retained earnings) untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan,” jelas manajemen MNC Tourism Indonesia dalam publikasi tertulisnya, baru-baru ini.
Tahun 2025, pemilik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, Jawa Barat tersebut mengantongi laba bersih Rp717,22 miliar.
BACA JUGA:Pembangunan MNC Lido City Terus Berdenyut
Selain itu, RUPS KPIG kali ini juga menetapkan susunan dewan komisaris dan dewan direksi Perseroan.
Susunan manajemen KPIG itu antara lain adalah Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen diemban oleh Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto, sedangkan Hary Tanoesoedibjo didapuk sebagai Direktur Utama.
Fokus KPIG
Sementara itu, MNC Tourism terus mengakselerasi pengembangan portofolio aset ikonik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, Jawa Barat serta mengoptimalkan performa aset perhotelan premium di berbagai lokasi strategis.
Perseroan menjaga ritme pembangunan untuk memastikan proyek-proyek unggulan di KEK MNC Lido City mencapai target penyelesaian.
BACA JUGA:Pendapatan MNC Tourism Tumbuh 26 Persen
Saat ini, jelas manajemen Perseroan, fokus utama tertuju pada pertama, pembangunan Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) yang telah memasuki tahap finalisasi akhir yang akan meningkatkan kapasitas hotel secara signifikan untuk menyambut tingginya permintaan akomodasi dan venue MICE berkualitas tinggi di kawasan Lido.
Kedua, progress pengerjaan Clubhouse telah memasuki tahap penyelesaian, sedangkan pengembangan infrastruktur pada area hunian eksklusif di Private Cubhouses (PCH) Tahap 2 dan residensial Lido Hill tetap berjalan sesuai jadwal.
Fokus ketiga, ekspansi fasilitas coutbound Lido Adventure Park yang terintegrasi langsung dengan Hyatt Regency Lido Resort, guna menciptakan ekosistem wisata keluarga dan coporate gathering yang komprehensif.
Di lini bisnis hotel, pada kuartal pertama 2026, tingkat hunian (okupansi) hotel KPIG dinilai sangat kuat, didorong oleh tingginya aktivitas bisnis dan wisata pada awal tahun.
Sementara itu, jumlah aset KPIG per akhir Maret 2026 naik menjadi Rp36,21 triliun dari semula Rp35,99 triliun pada akhir Desember 2026.
BACA JUGA:Tambah Saham di KPIG, BHIT: MNC Tourism Semakin Menjanjikan
Sebaliknya, liabilitas KPIG turun dari awalnya sebesar Rp7,23 triliun pada akhir 2025 menjadi senilai Rp6,93 triliun pada kuartal pertama 2026.
Peningkatan juga terjadi di sisi ekuitas. Per akhir Maret 2026, ekuitas KPIG sebesar Rp29,28 triliun, sedangkan pada akhir 2025 senilai Rp28,77 triliun.
Per akhir Maret 2026, pemegang saham KPIG terdiri atas PT MNC Asia Holding Tbk 20,61 persen, UOB Kay Hian Hongkong Ltd sebesar 15,60 persen, dan HT Investment Development Tbk 8,79 persen.
Lalu, Hary Tanoesoedibjo 0,92 persen, Liliana Tanaja 0,07 persen, Henry Suparman 0,02 persen, Junita Sari Ujung 0,0 persen, Andrian Budi Utama 0,00 persen, Alex Wardhana 0,00 persen, M Budi Rustanto 0,00 persen, Michael Stefan Dharmajaya 0,00 persen, Ridawaty 0,00 persen, dan masyarakat 53,98 persen.
BACA JUGA:Kuartal Pertama 2026, Bisnis Hospitality MNC Tourism Indonesia Menguat
Susunan Manajemen MNC Tourism Indonesia
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama/Komisaris Independen : Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto
Komisaris : Liliana Tanaja Tanoesoedibjo
Komisaris : Henry Suparman
Komisaris Independen : Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati
Komisaris Independen : Stien Maria Schouten
Dewan Direksi:
Direktur Utama : Hary Tanoesoedibjo
Wakil Direktur Utama : M. Budi Rustanto
Wakil Direktur Utama : Andrian Budi Utama
Direktur : Michael Stefan Dharmajaya
Direktur : Junita Sari Ujung
Direktur : Ridawaty
Direktur : Edi Yanto
BACA JUGA:Aset MNC Land Sentuh Rp35,83 Triliun
(*)