Jakarta, landbank.co.id - Sepanjang lima tahun terakhir, yakni rentang 2021 hingga 2025, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) tak henti menebar dividen tunai bagi para pemegang saham.
Emiten berkode saham CTRA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mematok rasio dividen tunai maksimal 30 persen dari total laba bersih yang berhasil diraih setiap tahunnya.
Untuk tahun buku 2025, pemilik proyek Citragarden City Jakarta itu mematok rasio dividen tunai 25,06 persen atau setara sekitar Rp667,29 miliar.
Pada 2025, laba bersih pemilik proyek Citraraya Tangerang, Banten itu tercatat sebesar Rp2,66 triliun.
BACA JUGA:Giliran Ciputra Tebar Dividen Jumbo
Pembagian dividen tahun buku 2025 yang setara Rp36 per saham tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS), di Ciputra Artpreneur Gallery, Lotte Shopping Avenue Lt. 11, Ciputra World 1 Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain dimanfaatkan untuk dividen, laba bersih CTRA tahun 2025 juga dimanfaatkan untuk cadangan senilai Rp1 miliar.
“Sebesar Rp1,99 triliun dimanfaatkan sebagai laba ditahan untuk digunakan dalam rangka pengembangan usaha Perseroan,” jelas manajemen CTRA.
Besaran dividen tahun buku 2025 emiten yang masuk Bursa pada 28 Maret 1994 ini terlihat lebih besar bila disandingkan dengan 2024.
“ Perseroan telah merealisasikan pembayaran dividen tunai sebesar Rp24 per saham atau secara total Rp444,9 miliar dari laba bersih konsolidasi tahun 2024 sebesar Rp2,1 triliun dengan rasio pembayaran dividen (dividen pay out ratio) sebesar 21 persen pada 18 Juli 2025,” urai manajemen CTRA, dikutip dari Laporan Tahunan CTRA 2025.
BACA JUGA:Kuartal Pertama 2026, Ciputra Raih Pendapatan Rp2,56 Triliun
Tahun buku 2023, CTRA menebar dividen senilai Rp389,25 miliar atau setara dengan Rp21 per saham. Dividen itu sekitar 21,1 persen dari total laba bersih tahun 2023 yang sebesar Rp1,85 triliun.
Dividen tahun buku 2023 lebih besar bila disandingkan dengan setahun sebelumnya. Maklum, untuk tahun buku 2022, dividen yang ditebar CTRA sebesar Rp278,04 miliar alias Rp15 per saham. Saat itu, rasio dividen adalah 14,9 persen dari laba bersih yang sekitar Rp1,86 triliun.
Saat pandemi Covid-19, yakni tahun 2021, CTRA tetap membagikan dividen. Pada tahun buku 2021, CTRA membagikan dividen Rp259,50 miliar setara sekitar Rp14 per saham. Dividen itu setara dengan 15,0 persen dari total laba bersih yang menyentuh Rp1,74 triliun.
Dalam memutuskan besaran dividen, pemilik proyek Citragarden Sidoarjo, Jawa Timur ini mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan pendanaan operasional, serta rencana ekspansi usaha.
“Hal ini dalam rangka menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham dan kebutuhan pendanaan internal guna mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan,” jelas manajemen CTRA.
BACA JUGA:Ciputra Development Raup Pendapatan Rp8,39 Triliun
Per akhir Maret 2026, para pemegang saham CTRA terdiri atas PT Sang Pelopor 53,31 persen, Harun Hajadi 0,08 persen, Nanik J Santoso kurang dari 0,01 persen, Tulus Santoso kurang dari 0,01 persen, Sutoto Yakobus kurang dari 0,01 persen, dan masyarakat 46,60 persen.
Jadwal dividen Ciputra Tahun 2026;
a). Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler & Negosiasi : 6 Juli 2026
b). Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler & Negosiasi : 7 Juli 2026
c). Recording Date yang berhak atas Dividen Tunai : 8 Juli 2026
d). Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai : 8 Juli 2026
e). Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai : 9 Juli 2026
f). Pembayaran Dividen Tunai : 24 Juli 2026
BACA JUGA:Mengintip Penjualan Rumah Ciputra, Raup Rp4,35 Triliun
(*)