Kunjungan Wisman Tumbuh 8,62 Persen, Menpar: Kepercayaan Global Kuat

Sabtu 09-05-2026,15:35 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi

Jakarta, landbank.co.id– Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari-Maret 2026 naik 8,62 persen bila disandingkan periode sama 2025.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan pertama 2026, tercatat sebanyak 3,43 juta kunjungan wisman, sedangkan pada tiga bulan pertama 2025 sekitar 3,16 juta kunjungan.

“Pencapaian triwulan pertama mencerminkan kuatnya industri pariwisata dan kepercayaan global terhadap destinasi pariwisata Indonesia, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan Laporan Bulanan Kinerja Kementerian Pariwisata, di Jakarta, Jumat 8 Mei 2026.

Khusus pada Maret 2026, mengutip data BPS, Indonesia mencatat 1,09 juta kunjungan wisman. Jumlah ini turun sebesar 6,17 persen dibandingkan Februari 2026 (m-to-m) tetapi naik 10,50 persen dibandingkan bulan yang sama pada 2025 (y-on-y).

Baca juga: Begini Dampak Perang Terhadap Potensi Devisa Pariwisata

Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2026 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia (17,14 persen), Australia (12,01 persen), dan Singapura (9,45 persen).

“Secara keseluruhan, pencapaian sektor pariwisata pada bulan Maret 2026 merupakan prestasi yang membanggakan dan membuktikan resiliensi pariwisata Indonesia,” papar Menpar Widiyanti.

Menpar yang didampingi Wamenpar Ni Luh Puspa menjelaskan, dalam mengantisipasi menurunnya kunjungan wisman akibat situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah, pariwisata Indonesia menerapkan strategi adaptif.

Hasilnya, jelas dia, terlihat dari pertumbuhan wisatawan mancanegara asal Oseania yang tumbuh 19,32 persen, Asia Tenggara tumbuh 18,84 persen, dan Asia lainnya yang tumbuh 8,03 persen, pada Maret 2026 secara year-on-year.

Baca juga: Ini Deretan Negara Paling Sering Dikunjungi Wisatawan Indonesia

BPS juga telah merilis rerata pengeluaran wisatawan mancanegara per kunjungan atau Average Spending per Arrival (ASPA) untuk Triwulan I 2026 yakni sebesar 1.345,61 dolar AS atau setara dengan Rp22,87 juta (kurs dolar AS ke Rupiah per 31 Maret 2026: Rp16.992).

Angka ini menandai pencapaian yang sangat signifikan dengan pertumbuhan 5,36 persen secara year-on-year.

Ditinjau menurut jenis pengeluaran, mengutip data BPS, belanja wisman pada kuartal pertama 2026 masih didominasi oleh akomodasi (37,23 persen), diikuti makan minum (20,17 persen).

“Kementerian Pariwisata akan terus mengupayakan pengembangan produk dan paket wisata yang tepat untuk mengembangkan pariwisata berkualitas yang membawa dampak positif secara ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan,” kata Menteri Widiyanti.

Sementara itu, dari sisi wisatawan Nusantara (wisnus), tercatat adanya 126,34 juta perjalanan pada Maret 2026 yang meningkat 42,10 persen dibandingkan Maret 2025.

Tags :
Kategori :

Terkait