Sementara itu, hasil final Orleans Masters hari ini memerlihatkan ketangguhan tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara.
Pebulu tangkis berusia 31 tahun ini bermain cukup cekatan menghadapi utusan Thailand, Pitchamon Opatniputh yang berusia jauh lebih muda, yakni 19 tahun.
Baca juga: Rekap Lengkap Final Orleans Masters 2025, Alex Lanier Juara
Hampir seluruh penempatan bola Pitchamon Opatniputh mampu dijemput oleh Nozomi Okuhara.
Sang lawan yang coba menguras tenaga Nozomi Okuhara harus menghadapi kenyataan berbeda. Bahkan, service Pitchamon Opatniputh menjadi tak terkontrol, melebar keluar lapangan yang menutup set kedua menjadi kemenangan bagi Nozomi Okuhara, sebagai juara Orleans Masters 2026.
Terbukti, pebulu tangkis Jepang yang pernah menempati ranking pertama dunia pada 29 Oktober 2019 itu benar-benar tangguh.
“Saya bangga dengan hidup saya, dan apa pun yang terjadi di masa depan, saya ingin melepaskan masa lalu, menghargai masa kini, tidak takut kehilangan, dan hidup dengan keyakinan yang teguh,” cuitnya pekan lalu ketika menapaki semifinal Swiss Open 2026 di akun X @nozomi_011.
“Mari kita tunjukkan bahwa usia 30 tidak memperlambat kita,” cuit dia dalam akun yang sama, Minggu 22 Maret 2026.
Mantan Juara
Dalam final Orleans Masters tahun ini tersisa satu juara bertahan, yakni Alex Lanier di sektor tunggal putra.
Alex Lanier yang merupakan unggulan kedua, berjumpa sesama tuan rumah, yakni Toma Junior Popov, sang unggulan keempat.
Kedua pemain ini pernah bertemu tiga kali. Dua di antaranya dimenangi oleh Alex Lanier. Salah satunya, ketika mereka berjumpa di final 2025 European Championships.
Ketika itu, Alex Lanier menang dengan skor 2-0 (21-17, 21-18), sekaligus membawanya sebagai Juara Eropa Tahun 2025.
Baca juga: Swiss Open, Final Pertama Putri Kusuma Wardani Tahun 2026
Sementara itu, dua mantan juara Orleans Masters di sektor ganda campuran saling bertarung di final kali ini.