Jakarta, landbank.co.id – Perusahaan teknologi global Schneider Electric kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin keberlanjutan dunia setelah meraih sederet pengakuan bergengsi dari berbagai lembaga lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) internasional.
Capaian tersebut menjadi bukti atas kinerja keberlanjutan Schneider Electric yang dinilai kuat, konsisten, dan kredibel dalam jangka panjang, seiring komitmen perusahaan mendorong transisi energi dan praktik bisnis berkelanjutan secara global, termasuk di Indonesia.
Dalam penilaian terbaru World Benchmarking Alliance (WBA), Schneider Electric mencatat hasil impresif dengan menempati peringkat pertama Social Benchmark serta peringkat ketiga Gender Benchmark.
Peringkat ini mencerminkan keunggulan perusahaan dalam praktik kerja layak, etika bisnis, representasi gender, sistem remunerasi dan tunjangan, hingga pencegahan kekerasan serta perilaku tidak pantas di lingkungan kerja.
Tak hanya itu, Schneider Electric juga menjadi satu dari sembilan perusahaan di dunia yang meraih nilai “A” dalam metodologi ACT Core WBA, sebuah pengakuan atas kemampuan perusahaan dalam menjalankan transisi karbon secara efektif dan terukur.
Kinerja ESG Schneider Electric juga tercermin dari skor EcoVadis sebesar 87 dari 100, yang mengantarkan perusahaan meraih medali Platinum dan menempatkannya dalam 1 persen teratas perusahaan global selama enam tahun berturut-turut.
President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, mengatakan bahwa berbagai pengakuan tersebut merupakan hasil dari konsistensi strategi dan implementasi keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.
“Pengakuan ini mencerminkan konsistensi pendekatan kami serta kemajuan nyata yang telah dicapai dalam perjalanan keberlanjutan Schneider Electric,” ujar Martin Setiawan dalam keterangan resminya yang diterima landbank.co.id Senin, 26 Januari 2026.
Ia menambahkan, komitmen keberlanjutan Schneider Electric di Indonesia dijalankan selaras dengan agenda nasional.
“Di Indonesia, komitmen ini kami wujudkan dengan menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari strategi dan operasional, sejalan dengan agenda transisi energi nasional dan pembangunan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan standar, sekaligus berkolaborasi erat dengan pemerintah, pelanggan, dan mitra untuk mendorong transformasi keberlanjutan yang inklusif dan berdampak nyata,” jelasnya.
Pengakuan ESG Schneider Electric juga diperkuat oleh berbagai pemeringkatan internasional lainnya. Perusahaan kembali masuk dalam indeks Global 100 Most Sustainable Corporations yang dirilis Corporate Knights, menegaskan konsistensi kinerja di bidang iklim, tata kelola, serta manajemen risiko.
Selain itu, Schneider Electric meraih penghargaan Best Communication of Sustainability pada ajang IR Society Awards, berkat komunikasi ESG yang dinilai transparan, konsisten, dan berorientasi jangka panjang, sekaligus memperkuat kepercayaan investor.
Terbaru, Schneider Electric juga tercatat dalam daftar Fortune’s World’s Most Admired Companies™ 2026, mencerminkan reputasi perusahaan yang solid di mata eksekutif, direktur, dan analis global atas eksekusi strategi, kepemimpinan, serta visi jangka panjangnya.
Selama lima tahun terakhir, strategi keberlanjutan Schneider Electric dijalankan melalui program Schneider Sustainability Impact (SSI), yang menetapkan target terukur di bidang iklim, pengelolaan sumber daya, kepercayaan, dan kesetaraan peluang sepanjang periode 2021–2025.
Melalui program tersebut, Schneider Electric dua kali dinobatkan sebagai Most Sustainable Company oleh Corporate Knights, serta oleh TIME Magazine dan Statista.
Adapun capaian skor terbaru Schneider Electric dari sejumlah lembaga pemeringkat ESG terkemuka dunia antara lain:
-
CDP Climate Change: Peringkat A, masuk CDP A-List 2025 dan menjadi satu-satunya perusahaan di sektornya yang mempertahankan peringkat tersebut selama 15 tahun berturut-turut.
-
EcoVadis: Skor 87/100, medali Platinum dan masuk 1 persen teratas dari 150.000 perusahaan global.
-
MSCI ESG Rating: Peringkat AAA selama 15 tahun berturut-turut.
-
S&P Global Corporate Sustainability Assessment: Skor 85/100, peringkat kedua di kelompok industri dan masuk indeks DJSI World selama 14 tahun berturut-turut.
-
Sustainalytics ESG Risk Rating: Skor 7,1 dengan kategori risiko ESG terbaik (negligible), peringkat pertama dari 301 perusahaan sejenis.