Gapuraprima Raih Penjualan Rumah dan Ruko Rp198 Miliar

Senin 17-11-2025,12:32 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Rumah tapak di Botanica Group mengusung gaya arsitektur Tropical Classic dan Modern American Classic yang dipadukan dengan fitur smart home system.

Baca juga: Gapuraprima Incar Pertumbuhan 15 Persen

Tahap awal, proyek Botanica Cibubur menghadirkan Cluster Brooklyn yang dibanderol mulai Rp500 jutaan per unit.

 

Laba Bersih

Selain rumah dan ruko, sumber pendapatan Gapuraprima lainnya per akhir September 2025 adalah dari apartemen service sebesar Rp80,53 miliar.

Lalu, pusat perbelanjaan Rp41,22 miliar, apartemen dan kantor Rp20,93 miliar, sewa Rp3,53 miliar, serta pendapatan lain-lain Rp6,40 miliar.

Khusus pendapatan dari pusat perbelanjaan, Gapuraprima mencatat peningkatan cukup signifikan pada Januari-September 2025 dibandingkan dengan periode yang sama 2024.

Baca juga: Ini yang Bikin GPRA Pecahkan Rekor Laba Bersih

Mengutip laporan keuangan Perseroan, per akhir September 2025, GPRA mencatat pendapatan Rp41,22 miliar, sedangkan per akhir September 2024 masih di posisi Rp1,47 miliar.

Sementara itu, penurunan penjualan ikut memengaruhi raihan laba bersih Perdana Gapuraprima pada periode Januari-September 2025.

Sepanjang sembilan bulan 2025, laba bersih GPRA turun sekitar 7 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama 2024.

Per akhir September 2025, laba bersih GPRA sekitar Rp76,83 miliar, sedangkan pada sembilan bulan 2024, tercatat sebesar Rp82,92 miliar.

Di sisi lain, jumlah aset Gapuraprima per akhir September 2025 tercatat sebesar Rp1,95 triliun, sedangkan pada akhir 2024 senilai Rp1,87 triliun.

Di lini liabilitas, GPRA mencatat senilai Rp526,75 miliar per akhir September 2025, lebih rendah dibandingkan dengan akhir 2024 yang sebesar Rp604,84 miliar.

Baca juga: GPRA Ukir Rekor Baru, Kantongi Rp517,06 Miliar

Tags :
Kategori :

Terkait