CSAP Tebar Dividen Tunai Juli Ini

Senin 07-07-2025,16:56 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Penjualan barang produk konsumen relatif stagnan bila dibandingkan dengan tahun 2023 yang masih di angka Rp4,01 triliun.

Sementara itu, meningkatnya pendapatan pada 2024 ikut mengerek perolehan laba bersih CSAP dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

Laba bersih CSAP, yakni yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp184,83 miliar pada 2024, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang senilai Rp182,44 miliar.

CSAP yang beroperasi secara komersial sejak 1983 ini menjalankan usaha di bidang perdagangan besar dan ecer barang hasil produksi, terutama bahan bangunan dan barang-barang konsumsi.

Perusahaan yang berdomisili di Jakarta itu memiliki 45 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Giliran Ciputra Tebar Dividen Jumbo

 

Tantangan 2025

Sementara itu, sepanjang Januari-Maret 2025, pendapatan CSAP mencapai sebesar Rp3,77 triliun, sedangkan pada periode sama 2024 senilai Rp3,98 triliun.

Di sisi laba bersih, per akhir Maret 2025, CSAP membukukan Rp4,25 miliar, sebaliknya pada periode yang sama 2024 sebesar Rp53,81 miliar.

“Pendapatan Perseroan mengalami penurunan sebesar 3 persen, laba bersih juga mengalami koreksi sebesar 92 persen,” kata manajemen CSAP.

Menurut manajemen CSAP, hal tersebut disebabkan karena pelemahan permintaan pasar saat ini.

Baca juga: Kontraktor Ini Bagi Dividen Tunai, Cek Jadwalnya

Kondisi itu terjadi di seluruh bisnis unit CSAP baik di segmen distribusi maupun di segmen ritel modern.

Selain itu, penurunan itu juga disebabkan karena adanya libur panjang Idul Fitri.

“Tahun 2025 tidak mudah dan sangat menantang. Upaya pertumbuhan penjualan terus ditingkatkan/diupayakan oleh Perseroan. Perseroan melakukan konsolidasi atas seluruh bisnis unit Perseroan, efisiensi baik di bisnis operasi dan keuangan, ekspansi dengan prinsip kehati-hatian,” ujar manajemen CSAP.

Tags :
Kategori :

Terkait