Summarecon Pecahkan Rekor Penjualan Rumah 10 Tahun

Jumat 16-05-2025,14:31 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Sekalipun demikian, terhitung tiga tahun terakhir, 2022-2024, Summarecon terus mencatat pertumbuhan penjualan rumah, termasuk puncaknya pada 2024, yakni tumbuh nyaris 99 persen.

 

Imbas Township

Tahun 2024, Summarecon memiliki sembilan kota mandiri (township) yang dapat menjadi andalan penjualan rumah.

Kota mandiri milik Summarecon itu mencakup Summarecon Kelapa Gading (DKI Jakarta), Summarecon Serpong (Banten), Summarecon Bekasi (Jawa Barat), Summarecon Bandung (Jawa Barat), Summarecon Emerald Karawang (Jawa Barat), Summarecon Mutiara Makassar (Sulawesi Selatan), Summarecon Bogor (Jawa Barat), Summarecon Crown Gading (Jawa Barat), dan Summarecon Tangerang (Banten).

Setiap peluncuran kota mandiri praktis berimbas terhadap nilai penjualan rumah milik Summarecon.

Perseroan yang berdiri sejak 1975 ini dikenal terus berinovasi dan melakukan ekspansi. Bahkan, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Summarecon dengan optimistis meluncurkan Summarecon Bogor, township ketujuh Perseroan pada Oktober 2020.

Saat peluncuran perdana sebanyak 555 unit properti senilai Rp 1,2 triliun diserap habis oleh pasar selama dua hari pemasaran.

“Saat itu, kami melakukan penjualan secara offline dan online,” tutur Adrianto P Adhi, direktur utama PT Summarecon Agung Tbk, kala itu.

Menurut Adrianto, saat peluncuran Summarecon Bogor, berkisar 30-40 persen penjualan dilakukan lewat digital marketing. “Namun, sebagian besar terjual secara offline dari pengunjung yang datang. Ini membuktikan bahwa untuk urusan rumah masih membutuhkan kunjungan secara fisik,” papar Adrianto.

Dia mengaku, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika meluncurkan produk di tengah pandemi Covid-19. “Untuk masuk show unit dilakukan secara bergilir. Kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” papar Adrianto.

Baca juga: Perjalanan Panjang Summarecon Bekasi Menjadi Ikon Hunian Premium dan Destinasi Bisnis di Kota Bekasi

Buahnya cukup manis. Penjualan rumah Summarecon pada 2021 tumbuh sekitar 37 persen menjadi Rp2,72 triliun dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

Pengalaman serupa terjadi ketika SMRA meluncurkan pengembangan kawasan kedelapan, yakni Summarecon Crown Gading. Township yang diluncurkan pada Oktober 2022 itu berdampak terhadap penjualan rumah Summarecon tahun 2023.

Penjualan rumah Summarecon melonjak sekitar 76 persen menjadi Rp3,06 triliun pada 2023 dibandingkan dengan tahun 2022.

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Magdalena Juliati, menyatakan bahwa kesuksesan Summarecon dalam mengembangkan kawasan hunian ideal dapat dilihat dari berbagai aspek.

Tags :
Kategori :

Terkait