Ekspansi ini akan menambah 30 MW di lapangan panas bumi Wayang Windu, mengoptimalkan fasilitas permukaan yang ada untuk meningkatkan kapasitas total.
B. Peningkatan Kapasitas di Unit yang Ada
- Retrofit Wayang Windu Unit 1 & 2 (peningkatan 18,4 MW)
Mitra: Konsorsium Fuji Electric Co. Ltd. (lead firm) dan PT Wasa Mitra Engineering
Retrofit ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi dan efisiensi Wayang Windu Unit 1 & 2, dengan peningkatan kapasitas total pembangkit sebesar 18,4 MW. Ini akan meningkatkan kapasitas setiap unit menjadi 124,45 MW dan lebih memastikan keandalan jangka panjang pembangkit listrik.
- Retrofit Salak Unit 4, 5, dan 6 (peningkatan 7,2 MW)
Mitra: PT Fuji Electric Indonesia
Proyek Retrofit Salak akan mengganti rotor turbin dan diafragma dengan desain terkini, meningkatkan efisiensi dan menambah kapasitas gabungan Unit 4, 5, dan 6 sebesar 7,2 MW.
- Retrofit Darajat Unit 3 (peningkatan 7 MW)
Mitra: PT Mitsubishi Power Indonesia
Melalui peningkatan teknologi, Retrofit Darajat Unit 3 akan meningkatkan efisiensi energi dan menambah kapasitas sebesar 7 MW, meningkatkan kapasitas total dari 122 MW menjadi 129 MW.
C. Kolaborasi Layanan Laboratorium
Mitra: PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Kemitraan ini akan berfokus pada pengambilan sampel dan analisis fluida geothermal untuk lebih meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Pengembangan proyek-proyek di atas akan meningkatkan kapasitas dari 230,5 MW menjadi 278,9 MW di Wayang Windu, dari 381 MW menjadi 428,2 MW di Salak, dan dari 274,5 MW menjadi 281,5 MW di Darajat.