2. Minuman Berkarbonasi
Minuman seperti soda dan air mineral berkarbonasi dapat menyebabkan gas yang mengiritasi perut.
Gas yang terperangkap ini dapat memicu rasa kembung dan meningkatkan tekanan pada lambung, sehingga berisiko memperburuk gejala maag.
3. Alkohol
Konsumsi alkohol dapat merusak lapisan pelindung lambung dan meningkatkan produksi asam. Alkohol juga dapat memperlambat proses penyembuhan luka pada lapisan lambung, menyebabkan peradangan lebih lanjut, serta mengiritasi sistem pencernaan secara keseluruhan.
4. Jus Jeruk dan Minuman Asam Lainnya
Minuman dengan kandungan asam tinggi, seperti jus jeruk, jus tomat, dan minuman beralkohol lainnya, dapat meningkatkan asam lambung.
Kondisi tersebut bisa memperburuk rasa nyeri dan sensasi terbakar pada perut yang biasa dialami penderita maag.
5. Minuman Manis atau Mengandung Pemanis Buatan
Minuman manis, terutama yang mengandung pemanis buatan, dapat memperburuk gejala maag.
Pemanis buatan seperti sorbitol dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, dan diare pada beberapa orang.
Bagi penderita maag, penting untuk memilih minuman yang tidak hanya nyaman bagi lambung, tetapi juga mendukung proses penyembuhan.
Pilihan minuman yang lebih aman termasuk air putih, teh herbal yang tidak mengandung kafein, atau jus non-sitrus yang tidak terlalu asam.
Dengan menghindari minuman-minuman di atas, penderita maag dapat mengurangi gejala dan mencegah perburukan kondisi penyakit mereka.
(*)
Sumber: Mayo Clinic, WebMD, National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA), Healthline, dan Cleveland Clinic.





