Jakarta, landbank.co.id – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Jasa Marga, tercatat sebanyak 459.570 kendaraan keluar dari Jabodetabek pada H-10 hingga H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan peningkatan arus lalu lintas tersebut terpantau melalui empat gerbang tol utama yang menjadi jalur utama pemudik.
“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol utama, yaitu GT Cikampek Utama menuju arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, dan GT Ciawi menuju Puncak,” ujar Rivan dalam keterangannya resminya yang dilihat landbank.co.id Minggu, 15 Maret 2026.
Jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek tersebut meningkat 4,8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 438.342 kendaraan.
Data Jasa Marga menyebutkan, mayoritas kendaraan pemudik bergerak menuju wilayah timur, yaitu jalur Trans-Jawa dan Bandung.
Distribusi kendaraan meninggalkan Jabotabek meliputi:
-
201.457 kendaraan (43,8 persen) menuju arah Timur (Trans-Jawa dan Bandung)
-
158.053 kendaraan (34,4 persen) menuju arah Barat (Merak)
-
100.060 kendaraan (21,8 persen) menuju arah Selatan (Puncak)
Lebih lanjut, kata Rivan, jumlah kendaraan yang menuju arah Trans-Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, tercatat sebanyak 108.140 kendaraan atau meningkat 24,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.
“Kendaraan yang menuju arah Trans-Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, tercatat meningkat 24,2 persen dibandingkan lalu lintas normal atau sebanyak 108.140 kendaraan,” ungkapnya.
Sementara itu, kendaraan menuju arah Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang tercatat 93.317 kendaraan, sedikit lebih rendah 2,7 persen dibandingkan kondisi normal.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menuju arah timur melalui dua gerbang tol tersebut mencapai 201.457 kendaraan, atau meningkat 10,1 persen dari kondisi lalu lintas normal.





