2025, Realisasi Investasi Pariwisata Nyaris Rp74 Triliun

Investasi pariwisata pada 2025 menyentuh Rp73,56 triliun atau tumbuh sekitar 56,05 persen bila disandingkan dengan setahun sebelumnya yang senilai Rp47,14 triliun/foto: kemenpar

Jakarta, landbank.co.id– Investasi pariwisata pada 2025 menyentuh Rp73,56 triliun atau tumbuh sekitar 56,05 persen bila disandingkan dengan setahun sebelumnya yang senilai Rp47,14 triliun.

Selain membeberkan realisasi investasi pariwisata, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI di Jakarta, Rabu 4 Februari 2026 juga membeberkan sejumlah indikator lainnya.

Bacaan Lainnya

Salah satunya, bila realisasi investasi pariwisata tumbuh 56,05 persen, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2025 tumbuh 10,80 persen.

Menpar Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, kinerja sektor pariwisata nasional tumbuh positif pada 2025, bahkan melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang menjadi acuan dalam pembangunan nasional.

Baca juga: Pemerintah Dapat Beri Insentif Fiskal bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Dia menyatakan bahwa capaian ini merujuk pada data terbaru yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Februari 2026, sekaligus memperbarui data-data yang disampaikan Kemenpar pada rapat kerja dengan Komisi VII sebelumnya.

“Capaian ini merefleksikan hasil dari kolaborasi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata,” ujar Menpar Widiyanti, Rabu 4 Februari 2026.

Badan Pusat Statistik dalam publikasi terbarunya menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara  sepanjang tahun 2025 sebesar 15,39 juta. Jumlah ini melampaui target pemerintah (RKP 2025) sebesar 14-15 juta. Capaian wisman tahun 2025 tumbuh 10,80 persen dibanding tahun 2024.

“Dengan pencapaian aktual sebesar 15,39 juta, ini berarti melampaui target dan hasilnya lebih baik dari yang kami proyeksikan sebelumnya,” kata Menpar Widiyanti.

Baca juga: Indonesia Negara Asia Pasifik Pertama yang Punya Pedoman Investasi Pariwisata

Dari jumlah total kunjungan wisman di 2025 tersebut, 71 persen berasal dari negara target dengan Malaysia sebagai negara penyumbang terbesar dan Uni Emirat Arab sebagai negara target dengan pertumbuhan tertinggi. “Posisi ini sebelumnya ditempati negara Rusia,” terang Menpar Widiyanti.

 

Devisa Pariwisata

Kenaikan juga terlihat di angka rerata pengeluaran wisatawan mancanegara per kedatangan (ASPA) sebesar US$1.267 atau lebih tinggi dari target US$1.220.

Pos terkait