Jakarta, landbank.co.id – Sebanyak 18 tower rumah susun (rusun) subsidi perkotaan akan dibangun di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan, pembangunan rusun subsidi perkotaan di Meikarta merupakan respons cepat pemerintah atas tingginya kebutuhan hunian layak dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang bekerja di kawasan industri sekitar Bekasi dan sekitarnya.
“Sesuai dengan apa yang kami sampaikan, kita akan membangun rumah susun subsidi di Meikarta,” ujar Menteri Maruarar dalam keterangan resminya yang dikutip dari laman pkp.go.id, Senin, 19 Januari 2026.
Maruarar menjelaskan, proyek rusun subsidi ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 10 hektare. Selain bangunan hunian vertikal, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung kualitas hidup penghuninya.
“Di atas lahan sekitar 10 hektare itu akan dibangun sekitar 18 tower rumah susun subsidi. Kawasannya tidak hanya untuk tempat tinggal, tetapi juga dilengkapi sekolah, klinik kesehatan, taman bermain, hingga fasilitas olahraga,” jelasnya.
Menurut Maruarar, penyediaan fasilitas yang memadai menjadi bagian penting agar rusun subsidi tidak hanya terjangkau secara harga, tetapi juga layak huni dan berkelanjutan.
“Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan,” tuturnya.





