Jakarta, landbank.co.id – Pemerintah mendorong penguatan sinergi pembiayaan perumahan subsidi dengan akses permodalan usaha mikro, salah satunya melalui rencana penurunan suku bunga kredit PNM Mekar bagi ibu-ibu penerima rumah subsidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan, upaya tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Kementerian PKP dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pembiayaan perumahan subsidi sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga berpenghasilan rendah.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi peran BRI yang dinilai signifikan dalam mendukung program perumahan subsidi nasional. Ia menyebut kontribusi BRI mengalami peningkatan tajam dalam setahun terakhir.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dirut BRI yang sudah membantu masyarakat lewat perumahan subsidi. Naik 100 persen, dari 16 ribu unit pada 2024 menjadi 32 ribu unit di tahun 2025. Ini bukti nyata keberpihakan perbankan untuk rakyat kecil,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara.
Berdasarkan data PNM yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, hingga Februari 2026 tercatat sebanyak 16,2 juta nasabah aktif PNM Mekar yang tersebar di 36 provinsi serta 60.260 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Program PNM Mekar selama ini menjadi salah satu pilar utama dalam pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera.
Menteri Maruarar menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk menciptakan dampak ekonomi berlapis, khususnya di kawasan perumahan rakyat. Menurutnya, integrasi antara kepemilikan rumah dan akses modal usaha akan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Ia juga mengungkapkan rencana adanya terobosan baru terkait kredit usaha PNM yang akan diumumkan pada Jumat, 13 Februari 2026 mendatang.
“Kami sedang berdiskusi dengan BRI dan PNM agar ada terobosan yang lebih berpihak kepada rakyat. Salah satunya rencana penurunan bunga Mekar untuk ibu-ibu di rumah subsidi agar mereka bisa membuka usaha dengan lebih ringan. Hari Jumat di Sumedang, di kantor BRI, acaranya kita buat gebrakan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan komitmen perseroan untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Kami senang bisa berdiskusi langsung dengan Pak Menteri PKP yang banyak membuat terobosan. BRI akan terus mendukung pembiayaan bagi MBR, serta berkolaborasi dengan PNM untuk membantu ibu-ibu Mekar di seluruh Indonesia,” kata Hery Gunardi.
Kolaborasi antara Kementerian PKP, BRI, dan PNM ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem perumahan rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro berbasis keluarga di berbagai daerah.
(*)





